BISNISINSIGHT.COM — Apple tengah bersiap menghadapi musim gugur yang padat. Pekan ini, perusahaan asal Cupertino itu secara resmi memperkenalkan jajaran komputer desktop terbarunya, sekaligus mengirimkan undangan untuk acara peluncuran iPhone generasi berikutnya yang sudah lama dinantikan. Bagi pengguna yang menunggu peningkatan performa signifikan, lini Mac terbaru ini membawa lompatan besar dalam hal daya komputasi dan kemampuan AI.
Kabar ini pertama kali diulas dalam podcast 9to5Mac Happy Hour yang dibawakan oleh Chance Miller dan Benjamin Mayo. Selain membahas produk baru, mereka juga mengupas isu langka yang menimpa Apple, yaitu PHK yang memengaruhi sekitar 200 karyawan di tim Vision Pro dan Siri.
Dua Desktop Baru: Mac mini M6 dan Mac Studio M5 Ultra
Mac mini kini hadir dengan dua pilihan chip, yaitu M6 dan M5 Pro. Apple mengklaim peningkatan performa ini dirancang untuk memberikan lompatan besar dalam hal kecepatan dan komputasi AI. Ini adalah pembaruan signifikan dari generasi sebelumnya yang menggunakan chip M4.
Sementara itu, Mac Studio melompat lebih tinggi dengan opsi chip M5 Max dan M5 Ultra. Model dengan chip M5 Ultra ini diposisikan sebagai mesin paling bertenaga untuk para profesional kreatif yang membutuhkan daya render dan multitasking berat.
Kedua perangkat ini menegaskan strategi Apple untuk memisahkan lini produk berdasarkan kebutuhan: Mac mini untuk pengguna umum hingga prosumer, dan Mac Studio untuk profesional yang membutuhkan daya komputasi ekstrem.
Undangan Acara iPhone 18 Pro: "Surprise and Shine"
Di tengah hiruk-pikuk peluncuran Mac, Apple juga telah mengirimkan undangan resmi untuk acara bertajuk "Surprise and Shine". Acara ini dijadwalkan berlangsung bulan depan dan dipastikan akan menjadi panggung bagi debut iPhone 18 Pro.
Selain itu, rumor yang beredar menyebutkan bahwa Apple juga akan memperkenalkan foldable iPhone Ultra pada acara yang sama. Jika benar, ini akan menjadi pertama kalinya Apple masuk ke segmen ponsel lipat, sebuah langkah yang selama ini dinantikan oleh penggemar setia maupun pengamat industri.
Kabar Lain: Apple Pay di Walmart dan Aksesori Baru
Ada beberapa kabar menarik lainnya yang patut disimak. Pertama, Walmart akhirnya akan mendukung Apple Pay mulai pekan depan. Langkah ini menutup celah besar dalam ekosistem pembayaran digital di Amerika Serikat, mengingat Walmart selama ini menjadi salah satu pengecer besar yang menolak layanan tersebut.
Apple juga merilis Polishing Cloth terbaru dengan harga USD 9 (sekitar Rp 148.000). Meski hanya kain pembersih, produk ini sempat menjadi fenomena karena harganya yang dianggap premium untuk sebuah aksesori sederhana.
Untuk lini audio, laporan terbaru menyebutkan bahwa dua model AirPods 5 akan debut bulan depan. Ini menandakan pembaruan menyeluruh untuk lini earphone nirkabel Apple yang terakhir diperbarui beberapa waktu lalu.
PHK Langka di Tim Vision Pro dan Siri
Di balik gebrakan produk, Apple tengah melakukan perampingan organisasi. Sekitar 200 karyawan dari tim Vision Pro dan Siri terkena dampak PHK. Ini adalah salah satu kasus perampingan yang jarang terjadi di Apple, yang selama ini dikenal sangat menjaga stabilitas tenaga kerjanya.
Langkah ini mengindikasikan adanya pergeseran prioritas internal, kemungkinan besar untuk memfokuskan sumber daya pada proyek-proyek yang lebih menjanjikan secara komersial, seperti pengembangan AI generatif dan perangkat lipat yang akan segera hadir.
Kesimpulan: Momentum Besar Sebelum Akhir Tahun
Dengan lini Mac yang diperbarui, iPhone baru yang akan datang, dan potensi perangkat lipat pertama, Apple sedang membangun momentum besar untuk kuartal terakhir tahun ini. Bagi konsumen Indonesia, lini Mac mini M6 bisa menjadi pilihan menarik bagi kreator konten yang butuh performa desktop dalam bentuk ringkas, sementara Mac Studio jelas ditujukan untuk profesional dengan kebutuhan komputasi berat.
Kita tinggal menunggu acara peluncuran iPhone bulan depan untuk melihat apakah semua rumor tentang iPhone lipat akan menjadi kenyataan.