BISNISINSIGHT.COM — Keputusan menggelar sesi secara tertutup diambil demi memberikan keleluasaan bagi tim pelatih dalam menjalankan program evaluasi. Ketua Panitia Pelaksana Arema FC, Erwin Hardiyono, menegaskan bahwa agenda ini bukanlah pertandingan uji coba publik, melainkan kebutuhan teknis kedua kesebelasan.
"Agar tidak terjadi kesalahpahaman, latihan bersama melawan Deltras nanti akan digelar secara tertutup. Ini bukan pertandingan uji coba yang dibuka untuk penonton, melainkan sesi latihan bersama yang memang menjadi kebutuhan kedua tim. Dan hanya melibatkan kedua tim," ujar Erwin.
Beda Fungsi dengan Laga Kontra Rans Nusantara
Sebelumnya, Singo Edan menjalani uji coba terbuka melawan Rans Nusantara FC di Stadion Kanjuruhan dengan sistem tiket. Pertandingan tersebut memiliki tujuan berbeda karena menjadi simulasi kepanitiaan Rans yang akan menjadikan Kanjuruhan sebagai markas di Championship 2026/2027.
Format latihan tertutup kali ini dinilai lebih efektif untuk fokus pada aspek teknis. Para pemain bisa menjalankan instruksi pelatih tanpa gangguan atmosfer pertandingan, sementara staf pelatih leluasa mencoba berbagai skema.
Momentum Sempurna Uji Opsi Permainan
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyebut sesi ini menjadi bagian penting dari proses pematangan tim. Pihaknya ingin melihat perkembangan pemain sekaligus mengevaluasi sejumlah opsi permainan yang disiapkan.
"Ini kan kebutuhan tim jelang kompetisi. Kami ingin fokus dalam sesi mencoba tim, melihat perkembangan pemain, dan memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk mengevaluasi berbagai opsi yang disiapkan sebelum Super League dimulai," kata Yusrinal.
Hasil akhir pertandingan sengaja tidak dijadikan orientasi utama. Justru simulasi suasana pertandingan dalam kerangka latihan menjadi nilai lebih untuk mengukur kesiapan fisik dan mental pemain.
Evaluasi Komposisi Pemain Jadi Prioritas
Arema FC terus memaksimalkan waktu tersisa sebelum kompetisi resmi bergulir. Evaluasi komposisi pemain, skema permainan, hingga kesiapan taktik menjadi pekerjaan rumah utama tim pelatih.
Agenda melawan Deltras diharapkan memberi gambaran lebih jelas mengenai perkembangan tim tanpa tekanan atmosfer pertandingan terbuka. Fokus utama saat ini adalah membangun kesiapan optimal sebelum melakoni persaingan Super League.
Dengan lawan tanding yang tepat, Singo Edan bisa mengukur progres pramusim yang telah dijalani. Keputusan menutup sesi ini pun menjadi sinyal bahwa Arema FC serius mengejar performa terbaik tanpa perlu mempertimbangkan aspek hiburan publik.