BISNISINSIGHT.COM — Apresiasi itu disampaikan Prabowo saat peluncuran program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 GWp di Monumen Operasi Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). Menurutnya, kepemimpinan Rosan dinilai berhasil membalikkan keadaan banyak perusahaan pelat merah yang sebelumnya merugi selama belasan tahun.
"Saya kira pimpinan Danantara pantas mendapat bintang tanda kehormatan dari negara. Dalam kurang dua tahun penghasilan Danantara, penghasilan BUMN-BUMN naik ratusan persen," ujar Prabowo di hadapan para tamu acara.
Kinerja BUMN yang Membelot dari Prediksi
Prabowo mengaku sempat tak menyangka angka pertumbuhan laba BUMN bisa melesat jauh dari perkiraan awal. Ia menilai capaian ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan buah dari tata kelola yang bersih dan loyalitas pimpinan terhadap negara.
"Naiknya kadang-kadang di luar yang bisa kita duga. Ini karena kepemimpinan, ini karena leadership, ini karena pimpinan Danantara jujur, punya rasa cinta Tanah Air yang besar," tegasnya.
Dalam Sidang Tahunan MPR RI pekan lalu, Prabowo membeberkan sejumlah catatan penting reformasi BUMN. Salah satu yang menjadi sorotan adalah perbaikan drastis kinerja PT Timah Tbk (TINS) yang mencatat laba Rp2,7 triliun pada semester I 2026, melonjak sekitar 900% dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Valuasi saham PT Timah di bursa pun ikut menguat 280% dalam setahun terakhir. Perbaikan serupa juga terjadi di berbagai sektor industri pelat merah.
Lonjakan Laba di Berbagai Sektor
Data yang dipaparkan Prabowo menunjukkan hampir semua lini bisnis BUMN mencatat pertumbuhan signifikan. Semen Indonesia membukukan kenaikan laba bersih 408,9%, disusul Pupuk Indonesia yang naik 252,8% pada semester I 2026.
Di sektor energi, Pertamina mencatatkan pertumbuhan laba 86%. Sementara itu, Pegadaian tumbuh 84,4%, Pelindo naik 60,4%, dan PTPN mengantongi kenaikan 54,4%.
Prabowo menegaskan, seluruh angka yang dilaporkan harus berdasarkan data akurat tanpa manipulasi laporan keuangan. "Pencatatan kinerja BUMN harus menggunakan angka yang benar," katanya menekankan komitmen transparansi di tubuh perusahaan negara.
Rencana pemberian tanda kehormatan kepada Rosan ini menjadi sinyal kuat pemerintah untuk terus mendorong profesionalisme pengelolaan BUMN. Jika terealisasi, penghargaan ini akan menjadi yang pertama diberikan kepada pimpinan badan pengelola investasi di era pemerintahan Prabowo.