Kredit UMKM Juli 2026 Tumbuh 1,6 Persen, Sektor Usaha Catat Perbaikan

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:22:01 WIB
Penyaluran pembiayaan kepada usaha mikro, kecil serta menengah (UMKM) mulai memperlihatkan penguatan pada Juli 2026. (Foto: NET)

JAKARTA - Penyaluran pembiayaan kepada usaha mikro, kecil serta menengah (UMKM) mulai memperlihatkan penguatan pada Juli 2026. Bank Indonesia merekam pembiayaan UMKM meraih Rp 1.520,9 triliun, menanjak 1,6% secara tahunan, menaik jika disetarakan dengan kenaikan Juni sebesar 1%.

Menengok data uang beredar masa Juli 2026 yang diumumkan Jumat (21/8/2026), pemulihan berlangsung pada seluruh tingkatan usaha. Pembiayaan mikro sampai Rp 663,9 triliun serta menanjak 2,1% secara tahunan, menaik dari 1,5% pada Juni. 

Pembiayaan usaha kecil terdata Rp 520,7 triliun bersama kenaikan 0,7% secara tahunan, membaik jika disetarakan dengan kenaikan Juni sebesar 0,1%.

Sementara itu, pembiayaan usaha menengah meraih Rp 336,3 triliun serta menanjak 2% secara tahunan, lebih tinggi jika disetarakan dengan kenaikan Juni sebesar 1,6%.

Berdasarkan macam pemanfaatan, pemulihan pembiayaan UMKM terutama disokong oleh pembiayaan investasi. Pembiayaan investasi UMKM pada Juli meraih Rp 514,3 triliun, menanjak 14,2% secara tahunan. Kenaikan tersebut menaik dari 13,5% pada Juni.

Sebaliknya, pembiayaan modal kerja UMKM masih mengalami pengerutan. Posisi pembiayaan modal kerja terdata Rp 1.006,6 triliun, bersama pengerutan 3,8% secara tahunan. Walau masih negatif, angka tersebut membaik jika disetarakan dengan pengerutan 4,3% pada Juni.

Dengan begitu, kenaikan pembiayaan UMKM pada Juli lebih banyak ditopang oleh pendanaan investasi, sementara pendanaan untuk keperluan modal kerja masih belum kembali menanjak positif. 

Secara bulanan, total pembiayaan UMKM menaik dari Rp 1.519,1 triliun pada Juni menjadi Rp 1.520,9 triliun pada Juli. Sekadar warta, Bank Indonesia memberi catatan angka realisasi di Juli 2026 masih merupakan angka sementara.

Terkini