Pelni dan Pelindo Gratiskan Pengiriman Bantuan Korban Bencana NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 | 03:04:02 WIB
Kepala Cabang PT Pelni [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Makassar berkolaborasi dengan PT Pelindo beserta jajaran instansi terkait memfasilitasi pengiriman logistik bantuan secara gratis bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Pengiriman bantuan logistik yang digratiskan itu terbuka umum, jadi lembaga atau siapa saja yang ingin mengirimkan bantuan ke NTT tidak dipungut biaya,” kata Kepala Cabang PT Pelni Makassar Ridwan Mandaliko di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.(21/8/2026).

Ia menerangkan bahwa warga maupun instansi yang hendak mendonasikan bantuan cukup mengantarkan barang logistik ke Posko Layanan Terpadu di area Pelabuhan Makassar atau Kantor PT Pelni Cabang Makassar. Muatan bantuan nantinya bakal diangkut memakai armada kapal Pelni yang beroperasi pada rute menuju kawasan NTT.

Di wilayah Makassar, tersedia sedikitnya tiga titik posko penerimaan bantuan, yaitu posko di area Pelindo, Kantor Cabang Pelni Makassar, serta posko terpadu di terminal penumpang. Fasilitas posko tersebut dioperasikan guna memberi kemudahan akses bagi publik, organisasi, komunitas, maupun lembaga yang hendak membantu para korban bencana.

Langkah ini sekaligus memperkokoh kemitraan Pelni, Pelindo, dan para pemangku kepentingan pelabuhan dalam mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan. Logistik yang terkumpul akan diangkut mengikuti trayek jaringan pelayaran kapal Pelni sesuai tujuan serta pelabuhan persinggahan di NTT.

Sebelumnya, Pelni Group telah memberangkatkan kargo bantuan kemanusiaan dari Pelabuhan Makassar menggunakan armada KM Tidar. Pada 18 Agustus 2026, kapal ini mengangkut 281 koli bantuan Pelni Group yang terdiri atas alokasi program TJSL Pelni serta dukungan anak perusahaan, yakni PT Sarana Bandar Nasional dan PT Pelita Indonesia Djaya.

Muatan bantuan tersebut melingkupi aneka bahan kebutuhan korban gempa, mulai dari bahan pangan dan sembako, pakaian, obat-obatan, perlengkapan bayi, hingga peralatan sekolah. KM Tidar bertolak dari Makassar menuju Bau-Bau sebelum meneruskan pelayaran ke Maumere.

Pada pelayaran sebelumnya dari Surabaya, KM Tidar turut membawa sekitar 200 koli bantuan yang didominasi oleh sembako serta bahan kebutuhan pokok. Kapal tersebut melayani rute pelayaran Makassar, Bau-Bau, Maumere, Larantuka, Lewoleba, hingga Kupang.

Pelni selanjutnya menyiagakan jajaran kapal lain yang melayani trayek NTT demi mendukung kelancaran distribusi bantuan, antara lain KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Tilongkabila, KM Wilis, dan KM Awu. Lewat jaringan pelayaran ini, penyaluran bantuan diharapkan sanggup menjangkau lebih banyak titik daerah terdampak.

Pengiriman bantuan melalui sarana jalur laut menjadi krusial mengingat kebutuhan warga terdampak bencana terus bertambah. Pelni menyatakan terbuka untuk bersinergi bersama korporasi, lembaga, serta komunitas dalam menyalurkan bantuan memanfaatkan jaringan pelayaran yang dikelolanya.

Terkini