Sjafrie sebut Kerjasama RI-China Langkah Maju Pertahanan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:10:47 WIB
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) dan Menteri Pertahanan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Dong Jun di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026) [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menilai kerja sama dengan Tiongkok menjadi langkah maju untuk masa kini serta masa depan Indonesia.

“Ini merupakan suatu langkah maju yang dilakukan di era pembangunan kekuatan pertahanan Indonesia saat ini dan di masa yang akan datang,” kata Sjafrie, dalam joint statement dengan Menteri Pertahanan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Dong Jun, di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Pada kesempatan ini, Indonesia dan RRT sepakat memperkokoh kemitraan pertahanan, termasuk memperluas cakupan latihan bersama hingga pertukaran prajurit sampai level bintara dan tamtama.

“Jadi, kami akan tingkatkan latihan bersama, kami akan tingkatkan sekolah, dan kami akan tingkatkan pertukaran prajurit TNI tidak hanya pada tingkat perwira, tapi juga di tingkat bintara dan tamtama dalam kaitan latihan bersama,” kata dia.

Di samping peningkatan kapasitas personel, kedua negara turut menyepakati penguatan kolaborasi di ranah industri pertahanan.

“Kami juga mengundang Angkatan Bersenjata Tiongkok untuk ikut serta di dalam latihan bersama seperti Heping Garuda yang merupakan salah satu bentuk konkret hubungan antara Tentara Nasional Indonesia dan Angkatan Bersenjata Republik Rakyat Tiongkok,” ujar dia.

Sjafrie menambahkan, Indonesia bersama Tiongkok bakal terus mengerek hubungan pertahanan, baik lewat jalur formal maupun hubungan informal.

Eks Kapuspen TNI itu juga membagikan kisah bahwa dirinya sempat menyambut Dong Jun di Bali pada Kamis (20/8/2026). Ia menyampaikan, Kementerian Pertahanan beserta TNI sejak kemarin hingga besok menyambut Dong Jun sebagai tamu kehormatan, sahabat, sekaligus saudara guna mengembangkan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Tiongkok.

“(Kemarin) Dong Jun sempat hadir di Bali melihat Garuda Wisnu Kencana. Dan di situ Dong Jun berkesan dan terkesan bahwa rupanya kebudayaan Indonesia mirip dengan kebudayaan yang ada di Tiongkok,” ujar Sjafrie.

Hal tersebut dipandang sebagai bagian krusial dalam mempererat tali persahabatan kedua negara, khususnya di sektor pertahanan.

Ia menambahkan, Indonesia dan Tiongkok telah membangun hubungan pertahanan yang erat sejak 2007, sewaktu Defense Cooperation Agreement (DCA) disepakati. Tali hubungan itu kini sudah berjalan selama 19 tahun. Oleh sebab itu, Indonesia berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kerja sama pertahanan bersama Tiongkok.

Terkini