BNPB Siagakan Puluhan Helikopter Untuk Atasi Karhutla Di Enam Wilayah

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:58:02 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana meningkatkan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan pada enam daerah prioritas menyusul kembalinya kemunculan titik api di beberapa kawasan Sumatra serta Kalimantan. (Foto: NET)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana meningkatkan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan pada enam daerah prioritas menyusul kembalinya kemunculan titik api di beberapa kawasan Sumatra serta Kalimantan. 

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menuturkan penanggulangan dijalankan lewat penguatan satuan tugas darat maupun udara.

Hingga Jumat (21/8/2026), BNPB telah mengoperasikan sejumlah helikopter untuk patroli, operasi modifikasi cuaca, sampai pemadaman lewat udara. 

Enam provinsi yang menjadi prioritas penanganan yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, serta Kalimantan Barat. Di Riau, BNPB mengoperasikan satu helikopter untuk patroli, satu untuk operasi modifikasi cuaca, dan lima untuk pemadaman lewat udara. 

Di Jambi, terdapat satu helikopter patroli, satu helikopter operasi modifikasi cuaca, serta dua helikopter untuk pemadaman lewat udara. Sementara itu, di Sumatra Selatan terdapat satu helikopter patroli, satu helikopter operasi modifikasi cuaca, dan tujuh helikopter pemadaman lewat udara. 

Adapun Kalimantan Selatan mendapat dukungan satu helikopter patroli, satu untuk operasi modifikasi cuaca, dan tiga untuk pemadaman lewat udara.

Untuk Kalimantan Tengah, BNPB mengoperasikan satu helikopter patroli, satu helikopter operasi modifikasi cuaca, serta empat helikopter pemadaman lewat udara. Sedangkan di Kalimantan Barat terdapat dua helikopter patroli, satu helikopter operasi modifikasi cuaca, dan lima helikopter pemadaman lewat udara. 

Berton menuturkan pemanfaatan helikopter bakal disesuaikan dengan kondisi serta keperluan penanganan di lapangan. Khusus operasi modifikasi cuaca, BNPB berkolaborasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dengan mengawasi pertumbuhan awan hujan yang berpotensi dimanfaatkan dalam kegiatan tersebut.

Penguatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dijalankan seusai kebakaran kembali melanda beberapa wilayah, utamanya di Kalimantan. Di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, contohnya, kebakaran hutan dan lahan berlangsung pada Rabu (19/8) di Kecamatan Tanah Grogot, Batu Sopang, serta Batu Engau. 

Luas lahan yang terbakar mencapai 25,29 hektare. 

"Kebakaran terjadi di kawasan taman konservasi dengan vegetasi berupa semak belukar dan gambut. BPBD Kabupaten Paser melakukan pemadaman melalui jalur darat dan melanjutkan pemantauan setelah api berhasil dipadamkan pada Kamis [20/8]," ungkap Berton dalam keterangan resmi, Jumat (21/8/2026).

Kebakaran hutan dan lahan dengan cakupan lebih luas terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Kebakaran pada Rabu (19/8) menghanguskan lahan seluas 49,55 hektare di beberapa tempat. Luas lahan terbakar terbesar berada di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, dengan mencapai 42 hektare. 

Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara bersama relawan dan petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman melalui jalur darat. Secara visual, api telah berhasil dipadamkan di seluruh lokasi pada Kamis (20/8), kecuali di Kelurahan Pendingin. 

Berdasarkan pemantauan drone, masih terdapat sekitar enam hingga tujuh titik api di kawasan tersebut.

BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah daerah diminta memperkuat kesiapsiagaan, pemantauan, dan deteksi dini, serta memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pemadaman. 

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas pembakaran di wilayah rawan terbakar dan segera melaporkan kejadian kebakaran kepada otoritas setempat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Terkini