Pemprov Jabar Utus 20 Personel Tim Aju demi Bantuan Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:34:32 WIB
Sejumlah pekerja mengamati kondisi bangunan Bank NTT [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar memberangkatkan 20 personel Tim Aju menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026).

Pemberangkatan personel ini merupakan tindak lanjut dari petunjuk Gubernur Jawa Barat KDM sehubungan dengan rencana penyaluran bantuan kemanusiaan dari masyarakat Jawa Barat bagi warga terdampak gempa bumi di NTT.

Rombongan Tim Aju ini terdiri atas jajaran personel BPBD Jabar beserta unsur relawan. Tim tersebut dipimpin secara langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar, Ary Heryanto. Rombongan diberangkatkan lebih awal guna melaksanakan asesmen situasi di lapangan sekaligus mematangkan operasi distribusi bantuan.

Kepala Pelaksana BPBD Jabar Teten Ali Mulku Engkun menerangkan, kehadiran Tim Aju amat dibutuhkan supaya pasokan bantuan yang nantinya dikirim dari Jawa Barat dapat tersalurkan selaras dengan kondisi dan kebutuhan riil warga terdampak.

"Sesuai arahan Bapak Gubernur Jawa Barat, kami bergerak lebih awal dengan memberangkatkan Tim Aju untuk memastikan kondisi dan kebutuhan di lapangan," ujar Teten.

Menurut penjelasannya, tim bakal mengumpulkan hasil asesmen serta berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat. Rangkuman data tersebut kelak dijadikan fondasi dalam menentukan jenis bantuan yang diperlukan beserta mekanisme alur penyalurannya.

Teten menggarisbawahi, pengiriman bantuan logistik kemanusiaan tidak sekadar menuntut kecepatan, namun juga butuh perencanaan dan koordinasi matang agar bantuan betul-betul tepat sasaran.

Sesampainya di tanah NTT, Tim Aju bakal menjalin koordinasi rapat bersama BPBD setempat, pemerintah daerah, serta instansi terkait dalam penanggulangan darurat bencana.

Alur koordinasi tersebut mencakup pendataan kondisi area, pemetaan kebutuhan prioritas warga, penentuan titik lokasi penerimaan dan pergudangan bantuan, hingga skema distribusi menuju wilayah terdampak. Hasil asesmen ini kemudian dimanfaatkan untuk merancang rencana operasi penyaluran bantuan asal Jawa Barat.

"Kami memastikan bantuan dari masyarakat Jawa Barat nantinya benar-benar dapat disalurkan secara tepat sasaran, tepat kebutuhan, dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan," kata Teten.

Sepanjang pelaksanaan tugas di lapangan, Tim Aju turut mengikutsertakan elemen relawan Wanadri. Pelibatan gabungan unsur pemerintah dan masyarakat ini menjadi bagian dari ikhtiar mengokohkan kolaborasi pada operasi kemanusiaan.

BPBD Jabar mengonfirmasi bakal terus memantau eskalasi situasi di wilayah terdampak serta rutin melangsungkan koordinasi seputar pelaksanaan dan pendistribusian bantuan kemanusiaan dari Jawa Barat.

Terkini