Menhub Sebut Anggaran Kemenhub 2025 Teraplikasi Rp28,68 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:28:03 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi membeberkan daya serap realisasi anggaran Kementerian Perhubungan atau Kemenhub sepanjang tahun 2025 menembus angka Rp28,68 triliun.

"Pada tahun 2025 realisasi anggaran Kementerian Perhubungan mencapai Rp28,68 triliun atau 88,88 persen dari pagu efektif sebesar Rp32,27 triliun," ujar Dudy dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Membedah berdasarkan jenis belanja, paparnya, realisasi anggaran melingkupi alokasi belanja pegawai senilai Rp5,55 triliun dari total Rp5,64 triliun atau setara 98,48 persen, pos belanja barang berjumlah Rp15,99 triliun dari Rp16,82 triliun atau 95,08 persen, hingga belanja modal sebesar Rp7,14 triliun dari pagu Rp9,81 triliun atau 72,75 persen.

Dudy menguraikan, ditinjau dari asal sumber dana, realisasi anggaran terbagi atas rupiah murni yang menyentuh Rp17,36 triliun dari Rp17,89 triliun atau 97,03 persen, Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) di angka Rp2,18 triliun dari Rp3,13 triliun atau 69,59 persen, serta Badan Layanan Umum yang terealisasi Rp2,45 triliun dari target Rp2,50 triliun atau 98,18 persen.

Selanjutnya, alokasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) membukukan Rp4,74 triliun dari Rp4,80 triliun atau 98,94 persen, disusul penerbitan surat berharga syariah negara atau SBSN senilai Rp1,92 triliun dari Rp3,19 triliun atau 49,01 persen.

Di lain sisi dari cakupan program, tingkat penyerapan anggaran didominasi oleh program dukungan manajemen yang menyentuh 97,92 persen, disusul program infrastruktur konektivitas sebesar 83,35 persen, serta program pendidikan dan pelatihan vokasi yang menembus 97,71 persen.

"Angka realisasi ini menjadi bahan evaluasi kami terutama untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran, sehingga belanja negara dapat dilaksanakan semakin efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat," kata Dudy.

Melihat dari pilar penerimaan negara bukan pajak atau PNBP, Dudy menyebutkan bahwasanya capaian realisasi PNBP Kementerian Perhubungan sanggup menorehkan Rp14,07 triliun atau menyentuh 125,25 persen dari patokan target sebesar Rp11,23 triliun.

"Apabila dilihat dari tren 5 tahun terakhir, penerimaan Kementerian Perhubungan terus mengalami peningkatan dan selalu melampaui target dalam 4 tahun terakhir sejak tahun 2022," ujarnya.

Terkini