Panduan Kesehatan Efektif Agar Lansia Tetap Bugar dan Terhindar dari Risiko Cedera

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:58:01 WIB
Ilustrasi - Lansia Sehat dan Bugar. (Foto: NET)

JAKARTA - Bagi orang yang berusia lanjut atau lansia, khususnya pada usia 60-an dan 70-an, Anda sering kali merasa mengalami penurunan fungsi dan kinerja tubuh. Simak tips kesehatan di bawah ini. Dikutip dari Mayo Clinic, Rabu (19/8/2026), sebanyak 1 dari 4 individu berusia lanjut setiap tahunnya. 

Penurunan fungsi dan tubuh dapat memicu individu berusia lanjut untuk jatuh dan mengalami cedera. Terdapat beberapa cara yang efektif untuk menjaga fungsi dan kinerja tubuh agar tetap optimal, khususnya pada usia lanjut. 

Menjaga fungsi dan kinerja tubuh diperlukan agar Anda tidak mudah cedera atau luka. Simak Tips Sehat Bagi Lansia:

Melatih kekuatan dan tenaga tubuh Dikutip dari laman Stanford Medicine, Anda dapat melatih kekuatan dan tenaga tubuh agar dapat berfungsi optimal untuk sehari-hari. Aktivitas fisik yang dilakukan secara konsisten dapat membantu Anda yang berada pada usia lanjut untuk tetap sehat dan mandiri. 

Penelitian menunjukkan bahwa seiring berjalannya umur, otot dapat mengalami pelemahan dengan mudah. Dengan melakukan berbagai aktivitas fisik secara rutin, Anda juga dapat menerima berbagai manfaat dalam area kesehatan.

Latihan keseimbangan dan cara berjalan untuk mencegah risiko jatuh Berikutnya, Anda dapat melatih keseimbangan dan cara berjalan untuk mencegah risiko jatuh. 

Penelitian menunjukkan bahwa semakin baik keseimbangan tubuh, semakin besar peluang individu yang berusia lanjut untuk jatuh. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa individu berusia lanjut yang memiliki keseimbangan tubuh baik memiliki angka mortalitas yang baik. 

Mengutip Stanford Medicine, seluruh individu berusia lanjut dapat mulai melatih keseimbangan tubuh melalui kebiasaan sehari-hari.

Konsumsi nutrisi yang sehat dan bermanfaat Selain aktivitas fisik dan aerobik, Anda juga dapat berfokus untuk mengonsumsi makanan yang bernutrisi. 

Makanan yang bernutrisi dapat membantu mempertahankan kekuatan dan kualitas kehidupan Anda. Seiring bertambahnya usia, tubuh kami memerlukan protein dan nutrisi karena penurunan massa otot tubuh. 

Salah satu penelitian yang dirilis oleh ESPEN Expert Group menunjukkan bahwa individu pada usia lanjut menerima manfaat dengan mengonsumsi 1-1,3 gram protein per kilogram berat badan setiap harinya. Selain mengonsumsi protein, Anda juga dapat mengurangi konsumsi makanan dengan gula, garam, dan natrium tinggi.

Menjaga fungsi dan kinerja otak dengan kebiasaan sosial dan kognitif Salah satu risiko terbesar saat berusia lanjut adalah penurunan kognitif dan demensia. 

Namun, risiko-risiko tersebut dapat dicegah dengan kebiasaan sehari-hari, termasuk olahraga, tidur, dan manajemen emosi dan stres. Selain kebiasaan sehari-hari, menjaga tubuh tetap aktif juga memberikan dampak signifikan dalam menjaga kesehatan otak. 

Dengan melakukan aktivitas yang menstimulasi otak, baik secara sosial maupun mental, Anda dapat menjaga performa otak karena bekerja secara aktif. Studi observasi menunjukkan bahwa aktivitas stimulasi otak dapat mempertahankan fungsi kognitif otak.

Memprioritaskan pengawasan dan pencegahan penyakit Terakhir, Anda dapat menggunakan pengawasan medis dan mendapatkan rekomendasi medis secara personal. 

Pengawasan medis dapat memberikan Anda saran dan resep medis yang sejalan dengan kondisi kesehatan dan ekspektasi umur. 

Selain pengawasan medis, Anda juga dapat menjadwalkan kunjungan medis rutin yang membantu melakukan layanan konsultasi kesehatan dan mendapatkan pengecekan. Kunjungan medis rutin dapat membantu Anda untuk mengetahui perubahan kondisi kesehatan Anda dan menentukan fokus terapi dan pengobatan Anda.

Terkini