Alasan Lamborghini Pilih Tinggalkan Transmisi Manual

Selasa, 18 Agustus 2026 | 03:40:02 WIB
Tampilan dari Lamborghini Temerario. [FOTO: NET].

JAKARTA - Lamborghini mengambil haluan yang berlainan dengan pabrikan otomotif di kancah sportscar lainnya; manufaktur asal negeri piza tersebut dikabarkan belum mempunyai agenda untuk memunculkan kembali girboks manual pada jajaran kendaraan jalan rayanya.

Laman CarsCoops pada Senin (17/8) waktu setempat, memberitakan bahwa ketetapan tersebut diumumkan secara langsung oleh CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, ketika berbincang dengan CarBuzz dalamhelatan Monterey Car Week.

Berdasarkan pandangannya, sistem transmisi manual bukanlah urgensi bagi Lamborghini mengingat fokus pengembangannya lebih banyak dialokasikan untuk ranah kolektor.

“Ini bukan prioritas utama kami, karena kami memiliki banyak proyek yang sedang berjalan,” ujar Winkelmann.

Keputusan itu mengemuka tatkala transmisi manual justru tengah mendulang popularitas kembali di ranah mobil eksotis berbanderol fantastis. Pagani, Koenigsegg, serta Gordon Murray Automotive menjadi segelintir merek yang tetap mempertahankan atau merancang ulang sensasi mengemudi memakai tiga pedal.

McLaren bahkan baru saja memperkenalkan McL 6GT, kendaraan yang berstatus sebagai unit perdana mereka dengan bekalan tiga pedal serta tongkat persneling semenjak era McLaren F1. Varian tersebut dijadwalkan mulai masuk lini produksi pada 2028, mengusung konsep yang menempatkan pengemudi sebagai poros utama pengalaman berkendara.

Ferrari turut mengekor tren serupa lewat peluncuran 12Cilindri Manuale. Walakin, mekanisme operasionalnya memadukan kontrol pedal serta tuas persneling berbasis by-wire yang dikawinkan dengan transmisi kopling ganda delapan percepatan.

Lamborghini sendiri tercatat terakhir kalinya menyediakan opsi transmisi manual pada mobil jalan raya melalui model Gallardo LP560-2 50th Anniversary pada tahun 2013. Sementara itu, Murcielago LP670-4 SV bertindak sebagai varian Lamborghini bermesin V12 pamungkas yang hadir dengan girboks manual, di mana konon hanya ada lima unit yang mengandalkan pedal kopling tersebut.

Fokus strategi Lamborghini kini lebih dikonsentrasikan pada pencapaian performa tinggi serta elektrifikasi kendaraan. Duo Revuelto dan Temerario kini menjadi ujung tombak lini supercar berteknologi elektrifikasi milik perusahaan.

Dalam ajang di Monterey tersebut, Lamborghini turut memamerkan Revuelto SV versi terbatas yang memuntahkan tenaga hingga 1.050 hp serta torsi mencapai 1.425 Nm. Varian eksklusif ini hanya dirakit sebanyak 1.963 unit saja, sekaligus meneguhkan pendirian Lamborghini untuk mengejar superioritas performa ekstrem alih-alih menghidupkan kembali opsi transmisi manual.

Terkini