TNI AU Jadikan Seluruh Lanud Posko Bantuan Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:13:01 WIB
Pemerintah mengerahkan personel, alat berat, pesawat Hercules, kapal perang, hingga logistik untuk menjaga agar jalur distribusi kebutuhan dasar tetap terbuka untuk korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sab

JAKARTA - Pemerintah mengerahkan personel, alat berat, pesawat Hercules, kapal perang, hingga logistik untuk menjaga agar jalur distribusi kebutuhan dasar tetap terbuka untuk korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) lalu.

TNI Angkatan Udara (TNI AU) menyiapkan pangkalan udara (Lanud) di seluruh Indonesia sebagai titik pengumpulan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang dihimpun dari masyarakat nantinya akan diterbangkan menggunakan pesawat angkut menuju wilayah terdampak.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI AU Mohamad Tonny Harjono mengatakan setiap Lanud akan berfungsi sebagai posko untuk menerima bantuan dari masyarakat sebelum dikirimkan ke NTT.

"Poskonya di setiap Lanud di seluruh Indonesia kami siapkan posko," kata Tonny di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (17/8/2026).

Menurut Tonny, skema tersebut memungkinkan masyarakat menyalurkan bantuan melalui Lanud terdekat. TNI AU selanjutnya akan mengatur pengangkutan bantuan menggunakan pesawat menuju NTT.

"Jadi bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan silakan datang ke Lanud. nanti akan diterima dan akan kami antarkan ke NTT," kata Tonny.

Di tengah persiapan distribusi bantuan, TNI AU telah mengoperasikan pesawat angkut Hercules untuk mengirimkan kebutuhan pokok ke NTT. Hingga Minggu (16/8/2026), total bantuan sembako yang telah diterbangkan mencapai 60 ton.

"Hercules udah berangkat ke sana, sampai kemarin sudah mengirimkan 60 ton bantuan sembako ke NTT. Dan ini mengalir terus," kata Tonny.

Tonny menegaskan pengerahan Hercules untuk misi kemanusiaan tersebut membuat pesawat angkut itu tidak dilibatkan dalam demonstrasi udara pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di langit Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).

"Nggak, Nggak sama sekali. Ini Hercules tidak dilibatkan dalam demo udara ini. Hercules fokus untuk memberikan bantuan termasuk helikopter kami tidak ada di sini ada juga yang di NTT," kata Tonny.

Dengan skema tersebut, Lanud di berbagai daerah akan menjadi bagian dari rantai logistik bantuan, sementara armada angkut TNI AU digunakan untuk mendukung pengiriman bantuan dari titik pengumpulan menuju NTT.

Terkini