Kylian Mbappe Yakin Real Madrid Bangkit Bersama Jose Mourinho

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:19:32 WIB
Kylian Mbappe [FOTO: NET].

JAKARTA - Kylian Mbappe menyimpan keyakinan kuat bahwa Real Madrid bakal mampu kembali merengkuh piala juara menyusul penunjukan Jose Mourinho sebagai juru taktik baru untuk menakhodai tim pada kompetisi musim 2026-2027.

Penyerang andalan Timnas Prancis tersebut menumbuhkan optimisme tinggi bahwa kehadiran Mourinho di kursi kepelatihan diyakini mampu membalikkan keadaan serta memulihkan kejayaan Real Madrid setelah melalui dua musim beruntun tanpa raihan gelar mayor satupun.

"Kami harus menang, dan saya pikir tahun ini kami akan memenangkan gelar," kata Mbappe via Madrid Xtra.

"Saya yakin kami akan bangkit kembali."

"Kami akan tetap fokus sepanjang tahun," pungkasnya.

Kehadiran Jose Mourinho ke Stadion Santiago Bernabeu kali ini menandai periode kepelatihan keduanya, setelah sebelumnya sempat membesut kubu Los Blancos pada rentang tahun 2010 sampai 2013 silam.

Pada masa bakti pertamanya dulu, pelatih kawakan berkebangsaan Portugal tersebut sukses mempersembahkan total tiga trofi juara ajang domestik bagi klub.

Real Madrid Jalani Dua Musim Tanpa Gelar

Semenjak kedatangan Mbappe ke ibu kota Spanyol, Real Madrid tercatat belum sekalipun mampu mengamankan trofi bergengsi. Kemarau gelar tersebut bahkan telah berlangsung selama dua musim berturut-turut.

Barcelona tampil sebagai rival abadi sekaligus musuh utama Madrid dalam mendominasi perburuan takhta domestik. Klub berjuluk Blaugrana tersebut sukses keluar sebagai juara Liga Spanyol secara berturut-turut pada musim 2024-2025 serta 2025-2026.

Tidak hanya itu, dominasi Barcelona atas Real Madrid juga berlanjut ketika mereka sukses menaklukkan sang rival abadi pada partai final ajang Piala Super Spanyol 2026.

Nasib sial Real Madrid juga merembet ke pentas Liga Champions dan Copa del Rey pada musim kompetisi kemarin. Petualangan mereka di panggung antarklub Eropa terhenti di babak perempat final usai takluk lewat keunggulan agregat 4-6 di tangan wakil Jerman, Bayern Muenchen.

Rentetan kesialan yang dialami Mbappe terasa semakin lengkap manakala klub lamanya, Paris Saint-Germain (PSG), justru secara gemilang sukses merajai pentas Liga Champions dengan menyabet gelar juara secara beruntun dalam kurun waktu dua musim terakhir.

Sementara itu, kiprah Madrid di ajang Copa del Rey musim lalu bahkan hanya mampu bertahan sampai babak 16 besar saja. Langkah mereka secara mengejutkan dijegal oleh Albacete—klub yang berasal dari kasta kompetisi Segunda Division—usai menelan kekalahan tipis 2-3.

Hadirnya Jose Mourinho kini diharapkan mampu membawa angin perubahan segar dalam struktur jajaran kepelatihan Real Madrid. Pelatih yang kini telah menginjak usia 63 tahun tersebut kembali mengemban tanggung jawab besar untuk membawa klub kembali mendominasi persaingan di pelbagai ajang kompetisi.

Mbappe Berpotensi Tetap Jadi Andalan Mourinho

Kylian Mbappe diprediksikan bakal tetap memegang peranan krusial sebagai salah satu pilar utama di dalam rencana taktik racikan Jose Mourinho.

Sepanjang musim lalu, penyerang tajam berusia 27 tahun tersebut terhitung aktif turun bertanding dalam 44 pertandingan di seluruh ajang kompetisi, serta sukses membukukan total 40 gol beserta tujuh assist.

Tingkat produktivitas individu yang luar biasa tersebut sekaligus mengantarkan Mbappe kembali menyabet penghargaan individu bergengsi sebagai El Pichichi (pencetak gol terbanyak Liga Spanyol). Ia tercatat sukses mendulang 25 gol khusus di pentas Liga Spanyol 2025-2026.

Prestasi tersebut menandai gelar El Pichichi kedua yang diraih Mbappe secara beruntun. Pada musim debutnya yakni 2024-2025, ia juga sukses dinobatkan sebagai top skorer La Liga berkat koleksi 31 gol.

Kendati ketajaman individu Mbappe terbukti sangat superior, nyatanya hal tersebut belum mampu membawa Real Madrid merengkuh takhta juara Liga Spanyol. Kini, musim kompetisi 2026-2027 menjadi momentum penting bagi Madrid untuk bangkit bersaing memperebutkan mahkota juara di bawah komando Jose Mourinho.

Terkini