Prabowo Sebut Maruli dan Listyo Layak Jabat Pimpinan Tertinggi Berkat Prestasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:16:32 WIB
Kepala Negara Republik Indonesia Prabowo Subianto. (Foto: NET)

JAKARTA - Kepala Negara Republik Indonesia melontarkan pujian kepada Pemimpin Tertinggi Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak serta Kepala Kepolisian Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dinilai pantas meraih posisi puncak di satuan masing-masing berkat kerja keras, dedikasi, serta kapabilitas mereka.

Pujian tersebut disampaikan dalam pidato jarak jauh dari Istana Merdeka, Kota Metropolitan, sewaktu meresmikan 3.395 jembatan karya TNI-Polri bersama 3.000 titik air bersih bikinan Angkatan Darat di ruas Bayah-Cikotok, Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak, Banten, pada hari Kamis.

"Karena itu juga saya kira bahwa seorang prajurit seperti Maruli Simanjuntak menjadi perwira pejabat tertinggi di Angkatan Darat, ya itu pantas atas hasil karya dan pengabdiannya. Saya juga yakin Jenderal Polisi Listyo mencapai puncak tertinggi di kepolisian, itu pantas karena prestasi, pengabdian, dan kemampuannya,” kata Prabowo.

Kepala Negara menyatakan bahwa dirinya telah mengawasi bermacam program Maruli bahkan jauh sebelum yang bersangkutan memegang komando sebagai pimpinan darat. Menurut sang pemimpin, segala bentuk bakti serta amal saleh yang dikerjakan oleh individu, aparatur, maupun figur publik lambat laun pasti disadari publik.

"Semua perbuatan baik, semua pengabdian yang baik oleh pribadi, oleh pejabat, oleh pemimpin, itu sesungguhnya dimonitor, dipantau, dicatat, diingat oleh rakyat. Ingat hal itu," ujar Prabowo.

Sang Presiden mengutarakan penghargaan itu tatkala meninjau program bakti sosial militer dan kepolisian lewat penyediaan sarana fisik publik berupa penyeberangan serta sumur air bersih.

Pemimpin tertinggi negara berpandangan bahwa Maruli beserta Listyo sukses memperlihatkan pemahaman hakiki tentang esensi kepemimpinan lewat kerja nyata yang mendatangkan faedah langsung bagi masyarakat.

"Kami telah bahu-membahu, saudara telah menangkap apa arti menjadi pemimpin. Saudara telah menangkap bagaimana bahagianya kalau kami bisa berbuat yang berarti untuk rakyat kami," kata Presiden.

Dalam agenda sambungan jarak jauh dari Istana Merdeka itu, sang presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Terkini