Danantara Sampaikan Minat Kepemilikan Saham BEI, Tunggu Aturan OJK

Rabu, 12 Agustus 2026 | 00:51:01 WIB
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik [FOTO: NET].

JAKARTA - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik membeberkan bahwa Danantara Indonesia telah menyatakan ketertarikannya untuk memiliki saham di PT BEI.

Dirinya menyatakan, minat tersebut disampaikan oleh pihak Danantara melalui PT Danantara Investment Management (DIM).

“Oh yang sudah menyampaikan minat itu adalah BPI Danantara, melalui DIM,” ungkap Jeffrey kepada awak media di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Berikutnya, Jeffrey memastikan pihak bursa bakal terus membangun komunikasi bersama Danantara, sembari menantikan pengesahan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mengenai Demutualisasi oleh OJK.

“Jadi untuk selanjutnya, tentu komunikasi kami bangun terus ya, sambil menunggu POJK. Jadi semuanya nanti akan diatur melalui POJK,” ujar Jeffrey.

Dalam aturan POJK Demutualisasi tersebut, ia menerangkan bahwa aspek kepemilikan investor di luar Anggota Bursa (AB) termasuk Danantara terhadap BEI tentunya juga bakal diatur secara resmi.

”Oh iya itu (batas kepemilikan) nanti diatur oleh POJK,” ujar Jeffrey.

Jeffrey memastikan bahwa BEI telah merampungkan studi banding dengan otoritas bursa dari berbagai negara lain demi merumuskan format demutualisasi yang paling ideal untuk diterapkan di Indonesia.

“Kalau kajian, studi banding itu kan sudah dilakukan. Kemudian tentu akan dicari format yang paling tepat untuk Indonesia. Dan itu sekali lagi nanti akan dituangkan dalam POJK,” ujar Jeffrey.

Sebelumnya, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir menuturkan bahwa saat ini pihaknya sedang berada dalam tahap pembahasan intensif bersama OJK ihwal mekanisme penguasaan kepemilikan saham di BEI tersebut.

"Ya, demutualisasi kami masih proses, baik dengan OJK dan juga dengan direksi bursa (BEI), insyaAllah beberapa bulan ke depan bisa rampung,” ujar Pandu

Berkenaan dengan besaran porsi kepemilikan saham pada BEI, Pandu menyampaikan bahwa hal tersebut sedang dimatangkan oleh pihak Danantara dan rinciannya bakal segera diumumkan kepada masyarakat luas.

“Nanti detailnya bakal kami share ke semua sebentar lagi. Ini lagi berkomunikasi baik dengan OJK dan Bursa,” ujar Pandu.

Pandu menerangkan bahwa kepemilikan Danantara atas BEI nantinya dieksekusi melalui PT Danantara Investment Management (DIM), di mana transaksi pembelian saham tersebut merupakan bagian dari instrumen investasi Danantara.

“Dari BPI memberi arahan untuk DIM untuk melaksanakan investasi untuk demutualisasi tersebut,” ujar Pandu.

Terkini