US Soccer dan Canada Soccer Resmi Dukung Kritik Terhadap Gianni Infantino

Selasa, 11 Agustus 2026 | 03:58:31 WIB
Asosiasi sepak bola Amerika Serikat (US Soccer) serta Kanada (Canada Soccer) memberikan sokongan terhadap pernyataan tiga konfederasi yang melayangkan kritik kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. (Foto: NET)

JAKARTA - Asosiasi sepak bola Amerika Serikat (US Soccer) serta Kanada (Canada Soccer) memberikan sokongan terhadap pernyataan tiga konfederasi yang melayangkan kritik kepada Presiden FIFA Gianni Infantino.

"US Soccer, Canada Soccer, CFU (Caribbean Football Union), dan UNCAF (Central American Football Union) berdiri bersama, bersama rekan-rekan kami di seluruh dunia, dalam menyerukan perubahan bermakna yang memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas FIFA," demikian pernyataan bersama mereka melalui X yang dikutip Sports Illustrates pada Selasa (11/8/2026).

Posisi ini menjadikan dua negara penyelenggara Piala Dunia 2026 tersebut berseberangan dengan Asosiasi Sepak Bola Meksiko yang tetap memberikan dukungan terhadap Infantino.

Pernyataan itu terbit setelah tiga konfederasi sepak bola global, yakni UEFA (Eropa), CONCACAF (Amerika Selatan), dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), merilis surat gabungan yang mendesak adanya perubahan dalam manajemen FIFA. 

US Soccer dan Canada Soccer pun turut menyebarkan tautan surat bersama dari tiga konfederasi tersebut lewat platform media sosial.

Di dalam surat itu, UEFA, CONCACAF, serta AFC menegaskan bahwa sepak bola bukanlah hak milik pribadi orang tertentu. Pernyataan tersebut secara implisit menjadi kritik terhadap pola kepemimpinan Infantino.

"Kepemimpinan dalam sepak bola bukanlah sebuah kepemilikan. Kepemimpinan bukan tentang memegang atau menuntut kekuasaan untuk dimiliki. Sepak bola bukan milik individu mana pun," demikian pernyataan bersama ketiga konfederasi tersebut.

Pendirian AS dan Kanada membuat keduanya menempati posisi yang berlainan dengan Meksiko, yang juga bertindak sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama kedua negara tersebut. Asosiasi sepak bola Meksiko diketahui masih terus memberikan dukungan kepada Infantino.

Tekanan terhadap Infantino kian memuncak setelah gagasannya untuk mengumpulkan modal swasta lewat lembaga komersial baru FIFA, yakni FIFA Forward Enterprise (FFE), menuai sorotan tajam. Lembaga tersebut awalnya dibentuk guna mengatur sektor komersial Piala Dunia.

Infantino sebelumnya sempat mengajukan pembentukan FFE, namun akhirnya membatalkan rencana itu di tengah bermacam kontroversi yang muncul.

FIFA pada Sabtu (8/8) menanggapi kritik yang terus berkembang dengan menyatakan adanya "upaya terkoordinasi dan berkelanjutan oleh sejumlah pihak untuk melemahkan" FIFA dan Infantino.

Meski begitu, tekanan terhadap Infantino kembali menguat dua hari berselang setelah UEFA, CONCACAF, serta AFC mengeluarkan pernyataan kolektif yang menyoroti urgensi perubahan dalam tata kelola sepak bola dunia.

Piala Dunia 2026 sendiri diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ketiga negara itu menjadi tuan rumah bersama ajang yang mempertemukan 48 negara, di mana Timnas Spanyol sukses keluar sebagai juaranya.

Terkini