Hashim Djojohadikusumo Resmikan 20 Ormas Baru untuk Kawal Kebijakan Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:31:31 WIB
Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) Hashim Djojohadikusumo. (Foto: NET)

JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) Hashim Djojohadikusumo meresmikan 20 organisasi kemasyarakatan (ormas) baru yang masuk ke dalam FORMAS guna memperkokoh peran masyarakat sipil dalam mengawasi program pemerintah.

Pengukuhan 20 ormas tersebut dilangsungkan di Aula Universitas Podomoro, Jakarta, Jumat (7/8/2026), bertepatan dengan HUT ke-2 FORMAS. Melalui tambahan tersebut, total ormas yang bergabung di dalam FORMAS menjadi 103 organisasi, termasuk Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Hashim, disitir di Jakarta, Sabtu, mengutarakan bahwa eksistensi FORMAS sejalan dengan visi para pendiri negara demi mencapai kemakmuran rakyat serta menjaga kelangsungan Indonesia.

"Itu juga yang tertanam di jiwa Prabowo [Presiden Prabowo Subianto, Red] agar rakyat sejahtera dan Indonesia abadi. Ia sedih melihat masih ada yang belum sejahtera dan program MBG lahir dari keprihatinan supaya rakyatnya sehat," tutur Hashim, Selasa (11/8/2026).

Ketua Dewan Pakar FORMAS Serian Wijatno menyampaikan konsolidasi itu menjadi upaya guna memperkokoh peran ormas dalam menopang sekaligus mengawal program pembangunan negara.

"Ini sebagai langkah nyata ormas untuk bergotong royong mendukung dan mengawal program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini," tutur dia.

Menurut Serian, ormas yang bernaung di dalam FORMAS tidak boleh sekadar menjadi penonton dalam pembangunan nasional. FORMAS berdedikasi menjadi bagian dari masyarakat sipil yang proaktif menjaga persatuan, menyumbangkan gagasan konstruktif, serta mengawal jalannya program pemerintah.

Di sisi lain, Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati mengemukakan bertambahnya anggota memperkuat barisan masyarakat sipil dalam menopang program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Dengan bertambahnya ormas ini menambah semangat perjuangan kami untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. FORMAS hadir untuk membantu mewujudkan program-program kerakyatan," tutur Handojo.

Ia mengemukakan FORMAS tidak hanya berfungsi sebagai wadah organisasi, tetapi berupaya menjamin kebijakan serta program strategis pemerintah berdampak pada peningkatan kemakmuran masyarakat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menimpali bahwa pencapaian Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi, kemajuan teknologi, serta bonus demografi.

Ia mengemukakan pembangunan turut memerlukan fondasi spiritual yang kokoh guna menghadapi tantangan global serta merawat persatuan nasional.

Sejumlah 20 ormas yang diresmikan dan bergabung di dalam FORMAS tersebut meliputi: Perisai Prabowo, Matahari Pagi, Solidaritas Merah Putih, Dharma Bangsa, Kesejahteraan Masyarakat Indonesia, Nusantara Maju, Berkah Indonesia, Pejuang Nusantara, Indonesia Pemersatu Bangsa, Srikandi Nusantara, Patriot Nusantara, Garuda Raya, Putra Putri Tenaga Kerja Indonesia, Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan, Milenial Indonesia Emas, Peduli Ummat, Bangun Desa Bangun Indonesia, Indonesia Muda Berkarya, Persatuan Guru Indonesia, serta Komunitas UKM Nusantara.

Terkini