Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Seram Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:39:32 WIB
Petugas berupaya memadamkan kebakaran lahan di dekat kawasan permukiman [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa insiden kebakaran vegetasi yang melanda area pegunungan di Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, telah sukses dituntaskan oleh regu terpadu.

Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dodi Yuleova di Jakarta, Selasa, mengemukakan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Timur selaku komandan lapangan menerima informasi perihal musibah kebakaran tersebut pada Sabtu (8/8) malam sekitar pukul 20.25 WIT.

Meskipun demikian, kobaran api baru bisa dijinakkan sepenuhnya pada Senin (10/8) malam akibat pelbagai kendala di arena kejadian.

"Lahan semak terbakar seluas 2,5 hektare. Api akhirnya berhasil dipadamkan Senin, kemarin sekitar pukul 22.35 WIT," kata dia.

Ia memaparkan bahwa diperlukan kerja keras berlipat ganda dari jajaran tim gabungan demi menjinakkan amukan si jago merah lantaran lokasi yang terbakar terletak di dataran tinggi Dusun Waililan, Desa Negeri Bula, Kecamatan Bula yang memiliki kontur curam serta berbatu.

Rombongan satuan tugas gabungan yang turut diperkuat oleh unsur TNI, Polri, serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) tersebut terpaksa harus memanjat agar upaya penyemprotan air di darat dapat berjalan optimal mengingat topografi perbukitan yang menanjak serta mustahil dilalui oleh armada pemadam.

"Serta angin kencang menyebabkan api dengan cepat meluas membakar semak belukar yang mengering akibat kemarau berkepanjangan ini," kata dia.

Kendati begitu, ia menjamin bahwa regu gabungan masih bersiaga penuh guna mencegah timbulnya kembali nyala api akibat tiupan angin kencang, di samping aktif mengedukasi warga sekitar supaya menghindari aktivitas memakai api pada zona-zona yang rawan terbakar.

"Apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada BPBD setempat agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin," kata dia, seraya mengajak pemerintah daerah untuk memperketat kesiapsiagaan serta pengawasan di kawasan rawan kebakaran selama periode musim kemarau ini.

Terkini