Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Host Contract Masih Negosiasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:12:31 WIB
Erick Thohir dan Sekjen PSSI Yunus Nusi [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan bahwa kontrak pengaturan tuan rumah (host contract) kejuaraan FIFA ASEAN Cup 2026 saat ini tengah dinegosiasikan bersama pihak FIFA.

"FIFA sudah menyetujui kita sebagai tuan rumah dan sekarang masih ada sedikit lagi negosiasi mengenai host contract-nya saja, isi-isinya," kata Erick Thohir kepada awak media seusai rapat koordinasi lintas institusi perihal FIFA ASEAN Cup di Jakarta, Senin. (10/8/2026).

Erick menerangkan bahwasanya Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan surat jaminan pemerintah yang dikirim secara langsung kepada FIFA, dan pihak FIFA telah memberikan persetujuan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup.

Menpora menerangkan kontrak penyelenggaraan ajang tersebut masih terus dinegosiasikan. Poin-poin dalam kontrak itu, menurutnya, tidak jauh berbeda dibandingkan tatkala Indonesia memegang status tuan rumah Piala Dunia U17 FIFA 2023.

"Jadi tidak banyak berbeda. Cuma ini ada beberapa hal yang mungkin kita mau sinkronisasikan. Dan alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan rapat terpadu, ya," katanya.

Menpora menegaskan pemerintah memberikan dukungan penuh pada kejuaraan itu sebagaimana ajang-ajang skala besar lainnya yang dihelat di Tanah Air. Tidak sekadar untuk periode ini, ia menambahkan, dukungan tersebut juga disiapkan untuk tahun-tahun mendatang.

Kepala Negara, sebutnya, meyakini bahwa olahraga tidak hanya berperan sebagai sarana pemersatu bangsa, melainkan juga cara untuk mempromosikan citra positif bangsa ke tingkat internasional.

"Apalagi FIFA ASEAN ini merupakan tadi, brand FIFA, ya. Bukan brand kami, PSSI, ataupun negara. Ini benar-benar program FIFA," katanya.

Menpora yang turut mengemban amanat sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) itu memaparkan ajang seperti FIFA ASEAN menjadi kompetisi terbesar FIFA setelah ajang Piala Dunia. Maka dari itu, peran sebagai tuan rumah bakal mengukir sejarah bagi Indonesia lantaran pertama kali dilaksanakan di negara ini.

FIFA ASEAN Cup 2026 diagendakan bergulir pada 23 September sampai 3 Oktober mendatang. Skema pelaksanaan turnamen terbagi ke dalam dua divisi, yakni premier division di Indonesia serta challenge division di Hong Kong.

Premier Division diikuti deretan tim berperingkat terbaik di kawasan, seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Filipina. Sementara itu, Challenge Division dihuni oleh Hong Kong, Myanmar, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, serta Timor Leste. Setiap divisi selanjutnya dikelompokkan ke dalam dua grup.

Sistem turnamen ini terbilang berbeda dari kompetisi pada umumnya. Tim yang mengakhiri fase grup di posisi teratas bakal langsung melenggang ke partai final tanpa melewati babak semifinal. Dengan kata lain, tiap tim dituntut tampil konsisten sejak laga perdana sebab torehan buruk dapat menipiskan kans menjuarai grup dan melaju ke babak puncak.

Merujuk pada hasil pengundian FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia berada di Grup A Premier Division mendampingi Malaysia, India, dan Singapura. Adapun Grup B Premier Division diisi oleh Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina. Di sisi lain, Grup A Challenge Division berisikan Hong Kong, Myanmar, serta Brunei Darussalam, sedangkan Grup B Challenge Division dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

Terkini