Harga Rata-Rata Daging Sapi Nasional Tembus Rp 143.737 Lampaui Ketentuan HAP

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:45:02 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti. (Foto: NET)

JAKARTA - Biaya rata-rata daging sapi secara nasional telah berada di atas nilai acuan penjualan (HAP) pada pekan pertama Agustus 2026. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengutarakan biaya rata-rata daging sapi secara nasional mencapai Rp143.737 per kilogram, sementara HAP tingkat konsumen dipatok sebesar Rp 140.000 per kilogram.

"Daging sapi ini yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena secara nasional rata-rata harga daging sapi pada Minggu 1 Agustus 2026 ini sudah di atas HAP," ujar Amalia dalam Rapat Koordinasi Inflasi Daerah yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Kendati secara nasional biaya telah melewati HAP, Amalia mengutarakan kuantitas kabupaten/kota yang mencatat lonjakan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daging sapi mencapai 56 kawasan. 

Perhatian khusus wajib diberikan kepada wilayah yang biaya daging sapinya sudah berada di atas HAP sekaligus masih mengalami kenaikan IPH. Salah satunya Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. 

Biaya daging sapi di kawasan tersebut mencapai Rp 165.000 per kilogram, atau 17,86 persen di atas HAP. Pada periode yang sama, IPH daging sapi di Kubu Raya masih menanjak 7,51 persen.

Situasi lebih tinggi terjadi di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, dengan biaya daging sapi mencapai Rp 180.000 per kilogram. Biaya tersebut sudah 28,6 persen di atas HAP.

"Contoh kedua adalah Kabupaten Melawi harga sapinya sudah 28,6 persen di atas HAP dan saat ini sudah menyentuh Rp180.000 per kilogram," kata Amalia.

Daerah lain pun mencatat biaya daging sapi di atas HAP sekaligus kenaikan IPH. Di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, biaya daging sapi mencapai Rp157.333 per kilogram atau 12,38 persen di atas HAP. Di sisi lain, IPH daging sapi di kawasan tersebut naik 4,33 persen.

Berikutnya di Kota Sungai Penuh, Jambi, biaya daging sapi tercatat Rp 149.000 per kilogram atau 6,43 persen di atas HAP. IPH daging sapi di kawasan tersebut pun meningkat 2,75 persen.

Amalia meminta pemerintahan daerah mengamati dinamika biaya daging sapi, utamanya di zona yang biaya komoditas tersebut sudah melampaui HAP dan masih mengalami kenaikan IPH. 

Menurut dia, stabilisasi perlu menjadi atensi terutamanya di kawasan dengan kenaikan IPH dan level biaya daging sapi yang relatif tinggi.

Terkini