Cara Mengatasi Mata Lelah karena Paparan Layar Gawai

Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:44:02 WIB
Ilustrasi mata buram tidak pakai kacamata [FOTO: NET].

JAKARTA - Di era digital yang serba cepat, keluhan gangguan penglihatan semakin sering ditemui. Mulai dari gangguan ringan hingga kondisi serius seperti Computer Vision Syndrome (CVS) kini menghantui masyarakat modern. Mata kami kini terus-menerus terpapar layar gawai, polusi lingkungan, serta berbagai faktor lain yang memengaruhi kesehatan penglihatan. 

Menjaga kesehatan tubuh berperan penting dalam mempertahankan penglihatan yang baik, dan ada berbagai langkah sederhana yang bisa diterapkan sehari-hari untuk melindunginya. Berikut 10 tips menjaga kesehatan mata yang bisa diterapkan mulai sekarang seperti dikutip Teche Health.

1. Rutin periksa mata Salah satu cara paling efektif melindungi penglihatan adalah rutin melakukan pemeriksaan mata. Pemeriksaan tahunan dapat mendeteksi tanda-tanda awal gangguan mata seperti glaukoma, katarak, dan degenerasi makula. Deteksi dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah kehilangan penglihatan sekaligus menjaga kesehatan mata secara keseluruhan. Saat pemeriksaan, dokter mata juga bisa memperbarui resep kacamata atau lensa kontak agar koreksi penglihatan tetap sesuai kebutuhan.

2. Cegah kelelahan mata Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar komputer, ponsel, dan tablet. Paparan layar dalam waktu lama dapat menyebabkan kelelahan mata digital, atau dikenal sebagai computer vision syndrome. Gejalanya meliputi sakit kepala, penglihatan kabur, mata kering, hingga nyeri leher dan bahu. Untuk mencegahnya, terapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit, istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat objek sejauh 20 kaki atau sekitar 6 meter.

3. Perhatikan pencahayaan dan ergonomi Pencahayaan di ruang kerja turut memengaruhi kesehatan mata secara signifikan. Posisikan layar sejajar dengan mata dan berjarak sekitar satu lengan dari wajah, lalu minimalkan silau dengan mengatur tingkat kecerahan dan kontras. Postur tubuh yang baik dan ergonomi yang tepat juga membantu mengurangi kelelahan dan ketidaknyamanan pada mata. Pelindung layar anti-silau atau filter cahaya biru juga bisa digunakan untuk meminimalkan dampak pencahayaan yang keras.

4. Terapkan pola makan sehat untuk mata Pola makan seimbang yang kaya vitamin dan nutrisi sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Makanan tinggi asam lemak omega-3, seperti salmon dan biji rami, dapat membantu mengurangi risiko mata kering. Sayuran hijau seperti bayam dan kale kaya akan lutein dan zeaxanthin, antioksidan yang melindungi dari katarak dan degenerasi makula terkait usia. Selain itu, vitamin C dan E yang terdapat pada buah sitrus dan kacang-kacangan juga berperan penting bagi kesehatan mata.

5. Jaga tubuh tetap terhidrasi Hidrasi yang cukup penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk membantu menjaga kelembapan mata sehingga efektif mencegah kekeringan dan iritasi. Usahakan minum air putih minimal delapan gelas sehari agar mata tetap terhidrasi dan nyaman.

6. Lindungi mata dari sinar UV Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat merusak mata dan meningkatkan risiko katarak serta degenerasi makula. Untuk melindungi penglihatan, gunakan kacamata hitam yang mampu memblokir 100 persen sinar UV setiap kali beraktivitas di luar ruangan, bahkan saat cuaca mendung, karena sinar UV tetap dapat menembus atmosfer. Topi bertepi lebar juga bisa memberikan perlindungan tambahan.

7. Hentikan kebiasaan merokok Merokok meningkatkan risiko berbagai gangguan mata, seperti katarak, degenerasi makula, dan kerusakan saraf optik. Berhenti merokok dapat secara signifikan memperbaiki kesehatan mata sekaligus mengurangi risiko kehilangan penglihatan. Jika membutuhkan bantuan untuk berhenti merokok, konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan dukungan dan sumber daya yang tepat.

8. Jaga kebersihan diri Kebersihan yang baik sangat penting untuk mencegah infeksi mata. Cuci tangan hingga bersih sebelum menyentuh mata atau menangani lensa kontak. Hindari berbagi riasan mata atau barang pribadi lain yang bersentuhan langsung dengan mata. Bersihkan dan ganti lensa kontak secara berkala sesuai anjuran dokter mata.

9. Kelola penyakit kronis Penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi dapat memengaruhi kesehatan mata. Mengelola kondisi tersebut melalui pemeriksaan medis rutin, pengobatan, dan perubahan gaya hidup dapat membantu melindungi penglihatan. Pemeriksaan mata secara rutin juga penting untuk mendeteksi dan menangani gangguan mata yang disebabkan oleh kondisi-kondisi tersebut.

10. Ketahui riwayat kesehatan keluarga Beberapa gangguan mata bersifat keturunan, sehingga penting untuk mengetahui riwayat kesehatan keluarga dan menyampaikannya kepada dokter mata. Kondisi seperti glaukoma dan degenerasi makula dapat diturunkan dalam keluarga, sehingga meningkatkan risiko seseorang mengalaminya. Deteksi dini dan perawatan pencegahan sangat penting untuk mengelola gangguan mata yang bersifat genetik ini.

Dengan menerapkan berbagai tips di atas dalam rutinitas harian, risiko kelelahan mata dan gangguan penglihatan dapat dikurangi, sekaligus menjaga kesehatan mata secara optimal. Manfaatkan momentum ini untuk menjadwalkan pemeriksaan mata dan mengajak orang-orang terdekat melakukan hal yang sama.

Terkini