Antisipasi El Nino, Padang Perbaiki Empat Jaringan Irigasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:49:31 WIB
Ilustrasi. Jaringan irigasi Daerah Irigasi (DI) Lhok Guci di Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat, memastikan langkah cepat untuk melaksanakan perbaikan irigasi yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir guna mendukung optimalisasi sektor pertanian.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri mengungkapkan bahwa langkah pemulihan tersebut difokuskan pada kawasan Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Pauh, demi mengembalikan pasokan air ke lahan pertanian milik warga.

"Sejak irigasi terdampak bencana banjir, sawah milik rakyat juga ikut terdampak. Makanya, akan optimalisasi pengerjaan di lapangan, supaya irigasi bisa difungsikan secara normal," katanya, Jumat (7/8/2026).

Dia menegaskan bahwa pemulihan jaringan irigasi menjadi prioritas utama agar kegiatan pertanian dan produktivitas sawah masyarakat dapat kembali membaik. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan oleh Tim Monitoring PUPR melalui UPT Irigasi Wilayah 1, terdapat 4 titik daerah irigasi utama yang saat ini dalam proses pengerjaan dan penanganan intensif yakni di Guo Atas di Kecamatan Kuranji. 

Di sana, personel lapangan telah diturunkan sejak Rabu (5/8) telah melalui kegiatan Operasional Pemeliharaan (OP) guna mengatasi gangguan aliran irigasi yang mengaliri sawah-sawah di kawasan Guo.

Kemudian di irigasi Lolo 1 Kecamatan Kuranji telah masuk tahap perbaikan yang dikerjakan oleh penyedia jasa CV Erindo Ihsan Persada dengan memanfaatkan alokasi dana Transfer Ke Daerah (TKD). Selain itu irigasi di Ampang Beringin Kecamatan Kuranji, dimana d kawasan itu terjadi kerusakan berat pada saluran irigasi sepanjang lebih kueang 10 meter, dan hal tersebut langsung ditangani secara darurat menggunakan anggaran OP Sumber Daya Air (SDA). 

Selanjutnya irigasi di Limau Manis Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, tahap perbaikan bendungan kini tengah berjalan oleh kontraktor pelaksana CV Generasi Baru.

"Jadi untuk pihak rekanan telah mendirikan direksi keet serta memobilisasi alat berat ke lokasi pekerjaan," sebutnya.

Dia menyampaikan bahwa jajarannya terus memantau seluruh proses pengerjaan di lapangan agar perbaikan berjalan sesuai target.

"Di Guo Atas yang terdampak telah diatensi oleh anggota kami dengan kegiatan Operasional Pemeliharaan (OP) mulai tanggal 5 Agustus. Kegiatan ini untuk mengatasi aliran irigasi sawah yang terdampak di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji," tuturnya.

Dia bilang penanganan infrastruktur irigasi ini merupakan bentuk komitmen penuh Pemerintah Kota Padang dalam merespons dampak bencana alam secara cepat dan terukur. Dikatkannya dari laporan hasil tim monitoring PUPR melalui UPT Irigasi Wilayah 1 di lapangan mencakup penanganan irigasi di Lolo 1, perbaikan saluran rusak berat sepanjang kurang lebih 10 meter di di Ampang Beringin, serta pengerjaan bendungan di di Limau Manis. Seluruh kegiatan ini dilaksanakan pascabanjir yang melanda Kota Padang pada Senin lalu," lanjutnya.

"Melalui percepatan pemulihan jaringan irigasi ini, kami berharap ketersediaan air untuk lahan pertanian warga dapat segera pulih, sehingga para petani dapat kembali mengolah sawah tanpa kendala pasokan air," ujarnya.

Terkini