JAKARTA — Komitmen PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) dalam membangun Sumber Daya Manusia melalui Program Pemberdayaan Masyarakat kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional.
Emiten pertambangan bauksit dan pengolahan alumina Grup Harita itu berhasil meraih penghargaan Gold kategori Education dalam Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas implementasi Gerakan Ayo Sekolah: Ciptakan Edukasi, Relasi dan Dukungan Anak Sekolah atau GAS CERDAS yang telah dijalankan CITA sejak 2023 di Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Program tersebut menyasar persoalan pendidikan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Berdasarkan pemetaan kondisi pendidikan oleh PGRI Kecamatan Air Upas pada 2025, terdapat 89 anak yang tercatat putus sekolah.
Melalui GAS CERDAS, CITA menjalankan sejumlah program mulai dari Kelas Inspirasi, Parenting Kolaboratif, Kelas Kewirausahaan, hingga PUSAKA atau Pembelajaran Ekologi Berbasis Kearifan Lokal. Perusahaan juga memberikan dukungan pendidikan nonformal melalui Yayasan Zetta Learning Center.
Direktur CITA Yusak L. Pardede mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Air Upas.
"Melalui Program GAS CERDAS, kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan, mengembangkan potensi diri, kepedulian terhadap lingkungan serta kebanggaan terhadap budaya lokal. Inilah bentuk komitmen kami untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia," ujar Yusak dalam keterangannya, dikutip Minggu (9/8/2026).
Adapun, program tersebut juga mencatat sejumlah capaian. Sebanyak 17 siswa mengikuti Kelas Inspirasi dan kelas industri untuk memperoleh wawasan mengenai pendidikan lanjutan, dunia kerja, serta pilihan profesi.
Selain itu, 17 orang tua atau wali murid mengikuti Parenting Kolaboratif untuk meningkatkan pemahaman mengenai pendampingan keluarga dalam mendukung pendidikan anak.
Pada aspek pengembangan keterampilan, sebanyak 25 siswa mengikuti Kelas Kewirausahaan yang membekali peserta dengan kemampuan berwirausaha, kreativitas, serta pengolahan produk berbasis potensi lokal.
CITA juga memfasilitasi 10 masyarakat kurang mampu untuk mengikuti program Kejar Paket C melalui kemitraan dengan lembaga pendidikan nonformal. Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang telah keluar dari sistem pendidikan formal.
Dari sisi dampak, pengukuran menggunakan pendekatan Social Return on Investment (SROI) mencatat nilai manfaat sosial sebesar 1,37 pada 2026.
Yusak mengatakan perusahaan akan terus memperkuat investasi sosial di bidang pendidikan sebagai bagian dari komitmen untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
"Kami berharap GAS CERDAS dapat terus berkembang menjadi model kolaborasi yang mampu melahirkan generasi muda Air Upas yang cerdas, berkarakter, adaptif serta memiliki kepedulian terhadap budaya dan lingkungan," tuturnya.
Ke depannya, CITA berharap agar program tersebut dapat diperluas ke wilayah lain di luar lingkar tambang Site Air Upas dengan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan.
Sebagai gambaran, penghargaan Gold pada ISRA 2026 menjadi pengakuan atas pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat CITA sekaligus mendorong perusahaan untuk mengembangkan inovasi sosial yang memberikan manfaat jangka panjang.
Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya tujuan ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas dan tujuan ke-17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.