Ace Hardware Kembali Buka Gerai di Indonesia, MDIY Tetap Percaya Diri Tanpa Ubah Strategi Bisnis

Kamis, 06 Agustus 2026 | 05:12:32 WIB
PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia. (Foto: NET)

JAKARTA — Kembalinya merek Ace Hardware ke tanah air melalui PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) memanaskan kembali persaingan di industri ritel perlengkapan rumah tangga. Ace Hardware diketahui telah membuka gerai pertamanya pada akhir Juli 2026 di Sunter Mall dan gerai kedua menyusul dibuka di Serpong. Namun, PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia menilai strategi bisnis perseroan tidak akan berubah hanya karena masuknya kembali pemain lama tersebut.

Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia Rika Juniaty Tanzil mengatakan perseroan terus mencermati perkembangan industri dan dinamika persaingan. Meski demikian, strategi perusahaan tidak disusun berdasarkan langkah satu pemain tertentu.

"Strategi kami tidak disusun berdasarkan pergerakan satu pemain tertentu. Fokus kami adalah memperkuat relevansi bagi pelanggan melalui proposisi nilai Hemat, Lengkap, Dekat," ujarnya kepada Bisnis.com, Kamis (6/8/2026).

Dia menjelaskan diferensiasi MDIY didukung oleh lebih dari 18.000 jenis produk yang tersebar dalam 10 kategori. Dengan model tersebut, pelanggan dapat memenuhi beragam kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup dalam satu lokasi dengan harga terjangkau dan kualitas yang tetap terjaga.

Selain itu, jaringan lebih dari 1.300 toko di seluruh Indonesia menjadi keunggulan kompetitif perseroan. Skala tersebut dinilai memperkuat efisiensi pengadaan dan logistik sekaligus mempererat kerja sama dengan berbagai merek global, merek lokal, hingga produk berbasis intellectual property (IP).

Rika menilai kombinasi tersebut memungkinkan perseroan menjaga ketersediaan produk yang relevan dengan harga kompetitif secara berkelanjutan, terlepas dari meningkatnya persaingan di sektor ritel rumah tangga. 

Untuk menjaga pertumbuhan same store sales growth (SSSG) pada semester II/2026, perseroan akan berfokus meningkatkan kunjungan pelanggan dan produktivitas gerai melalui penyegaran produk, menjaga ketersediaan stok, menjalankan promosi yang relevan, serta meningkatkan pengalaman berbelanja.

Rika mengatakan kondisi ekonomi yang membuat masyarakat semakin selektif dalam membelanjakan anggaran rumah tangga justru memperkuat relevansi model bisnis perusahaan yang menawarkan produk lengkap dengan harga terjangkau. Meski demikian, dia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pada paruh kedua tahun ini, mulai dari tekanan daya beli masyarakat, perubahan pola konsumsi, hingga dinamika biaya operasional dan persaingan industri.

"Karena itu, kami akan terus menjalankan ekspansi secara disiplin, menjaga efisiensi operasional, dan memastikan pilihan produk tetap sesuai dengan kebutuhan pelanggan," katanya.

Target Ekspansi MDIY Di tengah perlambatan daya beli, MR.D.I.Y. juga belum berencana merevisi target bisnis tahun ini. Rika mengatakan capaian kinerja sepanjang semester I/2026 menjadi fondasi yang kuat untuk melanjutkan pertumbuhan pada paruh kedua tahun ini. Karena itu, perseroan masih mempertahankan target pembukaan sedikitnya 270 toko baru sepanjang 2026.

Pada paruh pertama 2026, Perseroan membuka 130 toko baru sehingga keseluruhan jaringan MR.D.I.Y. Indonesia mencapai 1.349 toko di seluruh Indonesia. Sejauh ini, menurut Rika dari pengalaman perusahaan sepanjang 2024, 2025, hingga semester I/2026 menunjukkan kemampuan MR.D.I.Y. menjalankan ekspansi secara konsisten tanpa mengorbankan produktivitas toko.

Terkini