Bahlil Lantik Mawardi Nur Jadi Kepala BPMA Baru

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:43:32 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Foto: NET)

JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat pimpinan tinggi di lingkup Kementerian ESDM pada hari Rabu (5/8/2026).

Secara spesifik, Bahlil meresmikan pelantikan Mawardi Nur untuk mengemban posisi sebagai kepala Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA).

Melalui penugasan tersebut, Mawardi sah mengambil alih posisi pimpinan puncak BPMA dari Nasri Djalal.

Pada kesempatan yang sama, Bahlil turut melantik Muhammad Ikhsan Kiat guna menduduki posisi definitif kepala Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).

Status jabatan Ikhsan kini berubah secara resmi menjadi Kepala Lemigas setelah sebelumnya hanya mengemban tugas sebagai pelaksana tugas (Plt).

Selanjutnya, posisi kepala Badan Geologi resmi dipercayakan kepada Lana Saria.

Lana masuk untuk mengisi kursi pimpinan tersebut menggantikan pejabat sebelumnya, yakni Sugeng Mujiyanto.

Sebelum mengemban posisi baru ini, Lana tercatat bertugas sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam.

Tidak berhenti di situ, Bahlil juga meresmikan Tirta Nugraha Mursitama sebagai staf ahli bidang hubungan kelembagaan.

Dengan demikian, Tirta kini resmi menempati posisi yang sebelumnya ditinggalkan oleh Lana.

Berkenaan dengan penugasan di Lemigas, Bahlil secara khusus menginstruksikan agar tingkat produktivitas instansi tersebut dapat didorong semakin optimal.

Apalagi, lembaga tersebut saat ini telah beroperasi dengan status badan layanan umum (BLU) yang memiliki kewenangan melakukan impor migas.

"Selain melakukan impor, dia juga kan harus mengecek kualitas dan segala macam. Jadi, silakan dia melakukan konsolidasi internal dengan KPI-KPI [key performance indicator] yang tadi saya sampaikan bahwa harus tetap berjalan ya," ucap Bahlil di Kantor Kementerian ESDM.

Sementara itu, instruksi khusus turut diberikan kepada jajaran BPMA agar lembaga tersebut mampu mendongkrak capaian lifting migas khususnya di Blok Andaman.

"Tingkatkan lifting di Andaman dan naikkan semua sumber-sumber blok-blok minyak kami yang ada di wilayah Aceh," kata Bahlil.

Terkini