Kelebihan Fitur SIVP Jaecoo J7 Dibanding Auto Parking Lainnya

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:25:32 WIB
Tampilan Jaecoo J7 SHS-P. (Foto: NET)

JAKARTA – Masalah keterbatasan ruang parkir di kawasan perkotaan seringkali menjadi tantangan utama bagi pengendara mobil. Situasi tersebut memicu para produsen otomotif untuk mengembangkan inovasi teknologi parkir otomatis yang semakin canggih. 

Dalam ajang GIIAS 2026, Omoda & Jaecoo resmi memperkenalkan teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) yang disematkan pada model Jaecoo J7 SHS-P. 

Berbeda dari fungsi auto parking pada umumnya, sistem mutakhir ini memfasilitasi kendaraan agar dapat mencari ruang parkir secara otomatis tanpa mengharuskan pengemudi mengendalikannya dari jarak dekat.

Head of Product Omoda Jaecoo Indonesia, Ryan Ferdiean Tirto, menyampaikan bahwa mekanisme kerja SIVP memiliki karakteristik yang berbeda apabila disandingkan dengan fitur auto parking konvensional seperti Auto Parking Assist (APA), Remote Parking Assist (RPA), maupun Enhanced Parking Assist (EPA).

"Jadi bedanya dengan auto parking yang lain, jadi ini kami sebut sebagai teknologi SIVP (Super Intelligent Valet Parking). Mungkin seperti yang kami sudah kenal ada beberapa auto parking yang lainnya seperti APA, RPA, EPA, itu mengharuskan si driver ini ada di dekat mobil. Jadi kami harus tetap cari slot parkirnya dulu, baru kami aktifkan auto parking-nya," kata Ryan, Sabtu (1/8/2026).

Menurut penjelasan Ryan, ketika menggunakan SIVP, pengemudi cukup menurunkan penumpang di area lobi atau titik drop-off. Selepas itu, kendaraan akan melaju sendiri untuk mencari ruang parkir yang masih kosong.

"Tetapi beda dengan SIVP ini. Kami bisa tinggal drop-off di lobi, nanti mobil yang akan mencari slot parkir yang kosong. Jadi akan meringankan dan mengefisiensikan waktu untuk mencari parkir," ucapnya.

Ryan memaparkan lebih lanjut bahwa proses pencarian lokasi parkir dijalankan berdasarkan area yang ditentukan melalui aplikasi telepon pintar. 

Sebagai contoh, pengemudi dapat mengatur agar kendaraan hanya mencari ruang kosong di zona P1. Jika dalam durasi 30 menit tidak ditemukan ruang parkir yang tersedia, sistem akan mengirimkan pemberitahuan secara otomatis ke aplikasi ponsel pemilik kendaraan.

"Kalau sampai 30 menit mobil tidak menemukan slot parkir yang kosong, dia akan memberikan informasi melalui aplikasi yang ada di smartphone kami bahwa tidak ditemukan slot parkir yang kosong. Nanti driver punya otoritas apakah mau dilanjut lagi 30 menit untuk mencari slot kosong di lantai yang sama atau memerintahkan mobil pindah ke lantai lainnya, mungkin di P2 atau P3," kata Ryan.

Ia menambahkan bahwa kapasitas operasional teknologi SIVP di area parkir dalam ruangan mempunyai jangkauan hingga kurang lebih dua kilometer. Kapasitas jarak tersebut disesuaikan dengan dimensi serta rancangan gedung parkir itu sendiri.

"Total secara jarak indoor parking itu kurang lebih sekitar dua kilometer. Jadi menyesuaikan dari tinggi dan besarnya parkiran itu sendiri," kata Ryan.

Melalui kemampuan menjelajah dan mencari tempat parkir secara mandiri yang diatur via aplikasi, fitur ini diandalkan mampu memangkas durasi yang dihabiskan pengemudi saat berkeliling mencari slot parkir sekaligus mendongkrak tingkat kenyamanan selama berkendara.

Terkini

Google Chrome Hapus Aplikasi Total pada Oktober 2028

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27:02 WIB

Samsung Tindak Tegas Aplikasi TV Pintar Pembagi Koneksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:24:01 WIB

Bocoran Kamera Galaxy S27 Pro & Ultra Terungkap

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:22:31 WIB

Xbox 360 Segera Bisa Dimainkan di PC

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:21:01 WIB