JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Bane Raja Manalu menyerahkan donasi senilai Rp73 juta guna menyokong pemulihan warga yang terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sebagai wujud solidaritas bersama demi mempercepat pemulihan pascabencana.
Sumbangan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu di Sibolga, Sumatera Utara, pada Selasa (28/7) malam.
Merujuk pada keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu, alokasi dana bantuan yang diserahkan bersumber dari pengumpulan donasi Yayasan Bagak sejumlah Rp33 juta serta Marabit Indonesia senilai Rp40 juta.
Yayasan Bagak aktif beroperasi pada sektor sosial, pendidikan, sekaligus pemberdayaan komunitas, sementara Marabit Indonesia ialah lini busana yang mengolah material tradisional lewat rancangan modern.
"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat sebagai bagian dari gotong royong untuk pemulihan dampak bencana alam di Tapanuli Tengah," kata Bane.
Ia memaparkan bahwa pendistribusian sumbangan ini menjadi wujud empati bagi warga setempat yang hingga kini masih melewati fase pemulihan setelah bencana menerjang kawasan itu.
Di sisi lain, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi atas sokongan yang disalurkan oleh Yayasan Bagak dan Marabit Indonesia demi meringankan beban warga terdampak bencana.
Berdasarkan penilaiannya, kontribusi tersebut merefleksikan atensi mendalam terhadap tanah kelahiran keluarga besar Bane Raja Manalu.
"Pak Bane adalah putera daerah yang orang tuanya berasal dari Sorkam. Ini adalah bentuk panggilan moral dan kepedulian kami pada Tapanuli Tengah. Terima kasih untuk Yayasan Bagak dan Marabit Indonesia," ujar Masinton.
Masinton mengimbuhkan bahwa perhatian Bane terhadap warga Tapanuli Tengah pun sempat dibuktikan tatkala bencana alam melanda wilayah tersebut pada November 2025 lewat pengiriman lima ton beras serta sandang bagi penduduk terdampak.
Ia menegaskan bahwa kepedulian dari beragam elemen masyarakat menjadi aspek krusial dalam mengakselerasi fase pemulihan warga pascabencana.