Sambut Revalidasi UGGp, Menpar Targetkan Green Card Geopark Ijen

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:52:31 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (Foto : Net)

JAKARTA - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menargetkan perolehan kartu hijau atau predikat green card untuk Geopark Ijen lewat optimalisasi persiapan proses revalidasi UNESCO Global Geopark (UGGp).

"Target kita adalah mempertahankan predikat green card sebagai bukti bahwa pengelolaan kawasan telah mampu menyeimbangkan aspek konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat," kata Widiyanti dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Saat berkunjung ke Banyuwangi, Jawa Timur pada Sabtu (25/7), Widiyanti menegaskan bahwa proses revalidasi ini bukan sekadar langkah menjaga pengakuan di tingkat internasional. 

Lebih dari itu, momen ini harus dimanfaatkan untuk memperkokoh tata kelola destinasi yang bertumpu pada aspek konservasi, edukasi, serta pemberdayaan warga lokal.

Menurut Widiyanti, peningkatan koordinasi dan sinergi dari seluruh elemen sangat krusial agar tiap rekomendasi yang diberikan oleh tim asesor UNESCO bisa ditindaklanjuti secara maksimal. Langkah tersebut meliputi penguatan promosi warisan geologi, perbaikan aksesibilitas, hingga perluasan kemitraan.

Kementerian Pariwisata berkomitmen untuk terus mengawal dan memberikan pendampingan hingga seluruh tingkatan revalidasi rampung dilaksanakan.

"Pengelolaan Kawah Ijen harus selalu mengedepankan aspek keselamatan wisatawan dan prinsip-prinsip pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," kata dia.

Predikat tersebut krusial untuk dipertahankan lantaran Ijen telah sah menyandang predikat sebagai UNESCO Global Geopark sejak tanggal 9 September 2023.

Destinasi geopark ini membentang seluas kurang lebih 4.723 kilometer persegi yang meliputi area Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. 

Kawasan ini menyimpan kekayaan alam dan budaya yang melimpah, terdiri atas 21 geosite, 6 biosite, 10 culture site, serta 8 warisan budaya tak benda (intangible heritage). Salah satu pesona primadona utamanya yakni fenomena api biru (blue fire) serta kawah danau berkeasaman paling tinggi di dunia.

Seiring dengan melonjaknya angka kedatangan para pelancong, Widiyanti mengimbau seluruh pihak terkait untuk membenahi kualitas amenitas, kebersihan, keamanan, kenyamanan, manajemen sampah, penguatan storytelling objek wisata, hingga kompetensi sumber daya manusia demi menghadirkan pengalaman berwisata yang lebih bernilai.

"Pengalaman wisata yang berkualitas akan menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing destinasi sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat," kata Widiyanti.

Dalam agenda kunjungan tersebut, Menpar Widiyanti turut memantau kesiapan sarana infrastruktur serta interkoneksi di kawasan wisata 4B (Banyuwangi–Bali Barat–Bali Utara–Bali Timur) yang berlokasi di Pantai Marina Boom Banyuwangi. 

Tempat ini bertindak sebagai salah satu pintu gerbang utama yang menghubungkan Banyuwangi dengan Pulau Dewata.

Widiyanti pun menyambangi Desa Wisata Osing Kemiren, sebuah desa yang sebelumnya sukses menyabet penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 serta sukses terpilih masuk ke dalam UN Tourism Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025.

Geopark Ijen diestimasikan bakal menempuh tahapan revalidasi oleh tim asesor UNESCO pada tanggal 3 hingga 7 Agustus 2026. Proses revalidasi ini merupakan bentuk peninjauan total terhadap mutu manajemen kawasan demi memastikan kriteria ketat dari UNESCO tetap terjaga secara berkesinambungan.

Di sisi lain, grafik kunjungan pelancong menuju Banyuwangi terpantau terus menunjukkan pergerakan yang positif, di mana salah satu magnitudo utamanya disumbang oleh daya pikat Geopark Ijen. 

Di sepanjang tahun 2025, Provinsi Jawa Timur mencatat total pergerakan wisatawan nusantara menembus angka 82,3 juta kunjungan dan kunjungan wisatawan mancanegara berada di kisaran 521 ribu.

Khusus untuk skala Kabupaten Banyuwangi, daerah ini berhasil menjaring sekitar 529 ribu kedatangan wisatawan nusantara serta mendatangkan 73 ribu kunjungan dari wisatawan mancanegara di sepanjang tahun 2025.

Terkini