Direktur PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) Mengundurkan Diri

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:35:01 WIB
Emiten kepunyaan Raffi Ahmad, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (Foto : Net)

JAKARTA — Emiten kepunyaan Raffi Ahmad, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk. (RANS) memberikan pengumuman bahwa salah satu anggota direksinya yang bernama Grandy Prajayakti melepaskan jabatannya karena urusan pribadi. 

Surat pengunduran diri tersebut diperoleh oleh pihak perseroan pada tanggal 22 Juli 2026. Guna menindaklanjuti proses ini sesuai aturan, RANS bakal menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) demi memperoleh persetujuan dari para pemegang saham.

Finance Director RANS Rumunggu Yokonapita menyatakan pihak manajemen sudah memegang surat pengunduran diri tersebut dan siap memprosesnya berdasarkan aturan regulator yang berlaku.

"Pada 22 Juli 2026, Perseroan menerima surat permohonan pengunduran diri Saudara Grandy Prajayakti sebagai Direktur Perseroan. Pengunduran diri tersebut disampaikan atas dasar alasan pribadi," ujar Rumunggu dalam keterbukaan informasi, dikutip Minggu (26/7/2026).

Rumunggu menambahkan bahwa langkah selanjutnya dari perseroan adalah menjalankan prosedur yang sudah ditetapkan di dalam POJK Nomor 33/POJK.04/2014 mengenai Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, POJK Nomor 15/POJK.04/2020 mengenai Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, dan Anggaran Dasar Perseroan untuk mengadakan RUPS.

Di lain sisi, Rumunggu menegaskan bahwa peristiwa mundurnya anggota direksi ini tidak membawa pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas operasional maupun situasi finansial korporasi.

"Pengunduran diri tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan," ujarnya.

Pihak perusahaan kembali memperjelas komitmen mereka untuk tetap menyelenggarakan RUPS agar dapat mengambil keputusan atas permohonan tersebut sesuai koridor hukum yang berlaku.

Catatan IPO dan Peta Pemegang Saham

PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk secara resmi telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026 dengan patokan harga initial public offering (IPO) senilai Rp170 per lembar. Melalui penjualan kisaran 2,52 miliar lembar saham baru, korporasi berhasil mengumpulkan modal segar sekitar Rp429,25 miliar. 

Dana yang didapatkan dari aksi korporasi tersebut, setelah dipotong biaya emisi, dipakai untuk memperkokoh aspek permodalan serta mendanai ekspansi usaha. 

Rencana pemanfaatannya mencakup pelunasan sebagian pinjaman di Bank BNI, pendirian proyek Cipungland, modal operasional konser musik di beberapa kota, pendirian usaha patungan sektor kecerdasan buatan (AI), akuisisi PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina), hingga suntikan dana untuk anak usaha.

Walaupun telah melepas porsi kepemilikan saham kisaran 20% kepada masyarakat luas, posisi pemegang saham pengendali masih dipegang penuh oleh Raffi Farid Ahmad. Mengacu pada data prospektus, kepemilikan saham atas nama Raffi menyusut dari angka 78,68% ke level 62,93% pasca-IPO. 

Porsi kepemilikan terbesar berikutnya dimiliki oleh PT Indonesia Entertainment Grup, yang merupakan subholding lini produksi dan distribusi konten kepunyaan PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA), dengan angka 7,23%.

Di samping nama-nama besar tersebut, saham RANS juga digenggam oleh Soultan Ariq Rachman serta Dony Oskaria yang masing-masing mengamankan porsi 2,74%. Selanjutnya, Sutanto Hartono memiliki 1,14%, Nagita Slavina Mariana Tengker mempunyai 0,99%, Kaesang Pangarep menyimpan 0,91%, Hikmat Janika menguasai 0,68%, dan PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi selaku anak usaha PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. 

(BOLA) kebagian porsi 0,61%. Setelah agenda IPO rampung, jumlah saham yang beredar di publik (free float) menyentuh kisaran 20,02% atau setara 2,52 miliar lembar saham, sedangkan total saham yang ditempatkan dan disetor penuh bertambah hingga menyentuh angka sekitar 12,61 miliar lembar saham.

Terkini