Gantikan Di Gregorio, Juventus Bidik Lucas Chevalier

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:23:31 WIB
Klub raksasa Liga Italia, Juventus, dilaporkan sedang mendekati penjaga gawang Paris Saint-Germain (PSG) (Foto : Net)

JAKARTA - Klub raksasa Liga Italia, Juventus, dilaporkan sedang mendekati penjaga gawang Paris Saint-Germain (PSG) asal Prancis, Lucas Chevalier, pada bursa transfer musim panas 2026. 

Perburuan kiper baru yang dilakukan oleh Juventus kini tertuju pada Chevalier, pemain yang sebenarnya sempat diproyeksikan menjadi kiper utama Les Parisiens sebelum posisinya digeser oleh Matvey Safonov.

Langkah berburu kiper baru ini diambil lantaran Juventus sempat menghadapi kendala di sektor penjaga gawang utama. Performa Michele Di Gregorio dinilai buruk sepanjang kompetisi musim 2025-2026, sehingga manajemen Si Nyonya Tua bergerak aktif mencari sosok anyar untuk mengawal mistar gawang mereka.

Berdasarkan laporan dari Foot Mercato, nama Chevalier muncul sebagai target baru dalam daftar belanja Juventus setelah opsi mendatangkan Emiliano Martinez dan Guglielmo Vicario menemui jalan buntu. Direktur Olahraga Juventus, Ricky Massara, dikabarkan kesulitan untuk mewujudkan transfer kedua kiper tersebut, sehingga klub harus mengalihkan fokus. 

Kendati demikian, Chevalier masih terikat kontrak empat tahun di PSG, yang berarti Juventus perlu menyiapkan dana besar untuk menebusnya.

Kehadiran nama kiper berumur 24 tahun itu dalam radar transfer juga beriringan dengan rumor ketertarikan PSG terhadap penjaga gawang Parma, Zion Suzuki. Suzuki, yang memperkuat timnas Jepang di Piala Dunia 2026 dan tampil memukau di Liga Italia musim 2025-2026, sebelumnya juga sempat masuk dalam daftar incaran Juventus.

Kelanjutan transfer Chevalier menuju Turin kini sangat bergantung pada keberhasilan PSG dalam mengamankan tanda tangan Suzuki pada bursa transfer musim panas 2026. 

Chevalier sendiri awalnya merupakan rekrutan besar PSG dari Lille dengan nilai transfer mencapai 40 juta euro pada musim panas 2026.

Namun, ia tercatat hanya tampil dalam 23 laga di seluruh ajang dan kehilangan posisi utama karena tergeser oleh Matvey Safonov yang bermain sebanyak 27 kali. 

Pelatih PSG, Luis Enrique, lebih sering memercayakan laga-laga krusial seperti final Liga Champions dan Piala Interkontinental kepada Safonov. Kiper asal Rusia tersebut bertransformasi menjadi pilar penting bagi PSG lewat performa apiknya, terutama saat babak adu penalti di kedua laga final tersebut.

Terkini