Sinergi Pertamina dan Pelita Air Bawa Produk UMKM Mengangkasa

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:08:01 WIB
PT Pertamina (Persero) membuka peluang pasar yang lebih lebar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui seluruh rute penerbangan Pelita Air. (Foto: NET)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membuka peluang pasar yang lebih lebar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui seluruh rute penerbangan Pelita Air. Langkah ini diambil demi mendongkrak daya saing produk lokal serta memperkokoh fondasi ekonomi rakyat.

"Melalui kolaborasi antara Pertamina dan Pelita Air, produk-produk unggulan UMKM kini mendapatkan akses pasar yang lebih luas dengan hadir langsung di semua penerbangan domestik Pelita Air," kata Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (26/7/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Simon di tengah agenda Pertamina Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Summit 2026 yang berlangsung di Jakarta.

Menurutnya, program ini memberi kesempatan yang lebih besar bagi para pelaku UMKM di bawah binaan Pertamina dalam memasarkan barang dagangannya lewat jaringan penerbangan Pelita Air. 

Rute operasional maskapai ini mencakup 15 kota tujuan wisata prioritas di tanah air, mulai dari Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Lombok, Pontianak, Balikpapan, Banjarmasin, Kendari, hingga Makassar.

Pemasaran produk-produk UMKM di dalam kabin pesawat Pelita Air merupakan wujud komitmen nyata Pertamina dalam menyukseskan P3DN sekaligus memperluas jangkauan pasar para perajin lokal.

Simon menegaskan bahwa memperkuat sektor industri dalam negeri merupakan bagian dari visi pembangunan yang tertuang dalam Asta Cita Pemerintah, terutama dalam mengoptimalkan nilai tambah industri dan menciptakan kemandirian ekonomi.

"Pertamina ingin menjadi lokomotif yang menggerakkan industri nasional menuju panggung global," ujar Simon.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita menilai bahwa UMKM memegang peranan krusial sebagai pilar utama ekonomi rakyat yang sudah terbukti mampu menyokong pertumbuhan ekonomi nasional, membuka lapangan kerja baru, serta menyejahterakan masyarakat.

Sebagai salah satu BUMN, Arya melanjutkan, Pertamina berkomitmen penuh melaksanakan pembinaan dan pemberdayaan bagi pelaku UMKM. Upaya ini menjadi bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) korporasi.

"Serta mendukung pencapaian Asta Cita Presiden, khususnya poin ke-3 terkait Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas dan Pengembangan Kewirausahaan," ujar Arya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi menyampaikan bahwa langkah sinergis ini berakar dari rasa cinta yang mendalam terhadap produk buatan Indonesia.

Menurut pandangannya, kolaborasi strategis antara Pelita Air dan Pertamina yang memadukan pembinaan UMKM dengan akses pasar langsung ini membuat ekspansi bisnis bisa berjalan selaras dengan pemberdayaan ekonomi nasional.

"Kecintaan kepada Indonesia harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat berkelanjutan. Kami meyakini Pelita Air adalah saluran pemasaran yang tepat bagi UMKM binaan Pertamina untuk dapat dikenal lebih jauh oleh masyarakat," katanya.

Bentuk dukungan dari kedua perusahaan terhadap sektor UMKM tersebut diresmikan lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Pertamina (Persero) dan PT Pelita Air Service, yang dikemas dalam acara Grand Launching PAS Sky Shop "Lokal Terbang Tinggi" di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Melalui program PAS Sky Shop yang menjadi terobosan layanan penjualan di atas pesawat milik Pelita Air, para penumpang kini bisa membeli beraneka produk pilihan dari UMKM binaan Pertamina. 

Beberapa di antaranya yakni produk perawatan tubuh berbahan minyak kelapa dari jenama Bali Ayu, tas dan dompet etnik Bali buatan Uwaiscraft, hingga variasi jilbab dari Adabina Scarves.

Faik mengimbuhkan bahwa kemitraan Pertamina dan Pelita Air merupakan cerminan dari komitmen Pertamina Group dalam memperkuat keberpihakan dan andil nyata pada pemberdayaan UMKM.

"Sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin bernilai bagi pelanggan setia Pelita Air," kata Faik.

Founder Bali Ayu Nature, Komang Yatik, mengungkapkan rasa bangganya lantaran produk buatannya sekarang bisa dijajakan kepada para penumpang Pelita Air.

"Produk kami sekarang bisa terbang lebih tinggi bersama Pelita Air. Semoga ke depan tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga hingga pasar internasional," kata Yatik.

Terkini