Sirkuit Sepang Jadi Kandidat Kuat Pengganti GP Bahrain di F1 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:35:01 WIB
Sepang International Circuit. (Foto: NET)

JAKARTA — Formula 1 sedang mengkaji peluang kembalinya Grand Prix Malaysia dalam jadwal balapan untuk musim 2026. 

Sirkuit Sepang diproyeksikan menjadi opsi utama sebagai penyelenggara pengganti jika rencana pelaksanaan balapan di Bahrain gagal terwujud karena dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah. 

Beberapa kabar mengindikasikan bahwa diskusi antara pihak Formula 1, pemerintah Malaysia, serta manajemen Sepang International Circuit sudah bergulir selama beberapa hari ke belakang. 

Apabila rencana ini berjalan mulus, balapan tersebut dijadwalkan mengisi slot sebelum Grand Prix Singapura, tepatnya di antara GP Azerbaijan dan GP Singapura.

Dikutip dari Sky Sports, Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Mohammed Taufiq Johari membenarkan bahwa pihak pemerintah tengah mengkaji kesempatan tersebut. 

Menurutnya, pembahasan masih berlangsung dan belum ada keputusan final terkait kembalinya F1 ke Negeri Jiran. 

Sepang sendiri terakhir kali menyelenggarakan ajang Formula 1 pada tahun 2017 silam sebelum akhirnya dihapus dari jadwal lantaran besarnya ongkos operasional serta merosotnya angka kehadiran penonton. 

Walau begitu, sirkuit ini masih aktif menghelat ajang MotoGP dan tetap mengantongi standar homologasi dari FIA untuk menggelar balapan kelas Formula 1.

Wacana untuk menghidupkan lagi GP Malaysia mencuat setelah kans untuk menyelenggarakan balapan pengganti di Bahrain dinilai kian menipis. 

Manajemen Formula 1 awalnya berharap bisa memasukkan lagi Bahrain ke dalam kalender balap setelah sempat dibatalkan pada awal musim, namun situasi keamanan yang berkembang di wilayah tersebut membuat pilihan itu sukar terealisasi. 

Di samping Sepang, Formula 1 kabarnya juga menjajaki sejumlah opsi alternatif lainnya, meliputi Suzuka di Jepang, Portimão di Portugal, hingga Barcelona di Spanyol jika penyesuaian kalender ini terus berlanjut sampai akhir musim.

Ketetapan resmi diprediksi bakal diputuskan sebelum masa jeda musim panas pada bulan Agustus mendatang.

Pihak Formula 1 sebelumnya mematok target agar kalender musim 2026 bisa berjalan sebanyak 24 seri. Akan tetapi, menyusul pembatalan Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi, total balapan yang tersisa berisiko menyusut menjadi 22 atau 23 seri saja jikalau tidak semua slot kosong berhasil tergantikan.

Terkini