Persiapan Haji 2027 Jatim Dimulai, Pelunasan BIPIH September

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:08:31 WIB
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Mohammad As'adul Anam. (Foto: NET)

JAKARTA — Tahapan persiapan untuk penyelenggaraan ibadah haji 2027/1448 H kini mulai digencarkan, meskipun seluruh operasional ibadah haji 2026/1447 H baru saja resmi selesai pada 1 Juli 2026. 

Tercatat ada sebanyak 42.053 calon jemaah haji (CJH) yang berasal dari Provinsi Jawa Timur yang telah terdaftar dalam daftar tunggu atau waiting list untuk keberangkatan tahun depan. 

Dari total kuota tersebut, sebanyak 2.120 orang di antaranya merupakan kelompok calon jemaah haji lanjut usia (lansia).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Mohammad As'adul Anam, menyampaikan bahwa saat ini instansinya sudah mulai melangsungkan verifikasi terhadap berkas kependudukan puluhan ribu CJH yang masuk dalam daftar keberangkatan tersebut. 

Proses pemeriksaan dokumen ini ditargetkan dapat rampung sepenuhnya pada 4 Agustus mendatang.

"Saat ini masih berjalan proses verifikasi. Jadi jemaah yang masuk porsi saat ini harus datang ke kantor perwakilan Kemenhaj di masing-masing kabupaten/kota untuk memverifikasi data kependudukannya," ungkap Anam, Jumat (24/7/2026).

Setelah tahapan verifikasi berkas tersebut selesai, Anam menambahkan bahwa setiap CJH bakal menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan dan tes kebugaran di sejumlah fasilitas kesehatan yang sudah ditunjuk.

"Hasil pemeriksaan kesehatan dan tes kebugaran ini menjadi salah satu syarat mutlak bagi segenap calon jemaah haji apakah mereka memenuhi persyaratan untuk melangkah ke tahap selanjutnya," ujarnya.

Apabila calon jemaah haji sudah dinyatakan lolos dan memenuhi ketentuan istithaah kesehatan atau dinilai memiliki kondisi fisik yang mumpuni serta dipastikan bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah tanpa berisiko membahayakan diri sendiri atau orang lain, Anam menyebutkan mereka bisa melanjutkan ke proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH). 

Kemenhaj Jatim menargetkan tenggat waktu pelunasan BIPIH oleh para calon jamah haji ini bisa berlangsung hingga September esok.

"Targetnya itu sampai dengan September nanti itu harus sudah ada proses pelunasan BIPIH. Nah ini makanya semua sudah dipersiapkan karena kami wajib mengikuti linimasa yang ditetapkan oleh otoritas haji Kerajaan Arab Saudi," ujarnya.

Seperti yang telah diinformasikan sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) secara resmi telah merilis daftar jemaah haji yang masuk dalam daftar tunggu atau waiting list dan dijadwalkan bertolak pada musim haji 2027/1448 Hijriah. 

Masyarakat kini dapat memeriksa status keberangkatan mereka lewat aplikasi Satu Haji berbarengan dengan dimulainya proses validasi data di tingkat kabupaten maupun kota.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, memaparkan bahwa daftar jemaah haji yang dijadwalkan berangkat tahun 2027 memang sudah diumumkan dan sekarang sedang memasuki fase verifikasi administrasi di tingkat daerah. 

Pengumuman daftar manifes jemaah haji 2027 ini sengaja dilakukan jauh-jauh hari agar memberikan kelonggaran waktu yang lebih panjang dalam merapikan persiapan haji, baik bagi para calon jemaah maupun internal jajaran Kemenhaj.

"Ini jemaah sudah kami umumkan. Sudah diumumkan semua. Yang waiting list yang akan berangkat 2027 kami umumkan," ujar Dahnil saat memberikan arahan dalam Pembinaan dan Pengarahan Persiapan Operasional Haji 1448 H/2027 M di Asrama Haji Kelas I Surabaya, Senin (20/7/2026).

Menurut pandangannya, langkah pengumuman yang lebih awal ini merupakan bagian dari transformasi tata kelola pengelolaan haji. Tujuannya agar setiap tingkatan proses dapat dipersiapkan dengan cara yang jauh lebih tertib, terukur, serta memiliki kualitas yang baik.

Terkini