Ribuan Umat Buddha Hadiri Indonesia Tipitaka Chanting 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 23:27:32 WIB
2.045 Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting di Borobudur. (Foto: NET)

JAKARTA – Sebanyak 2.045 umat Buddha yang berasal dari penjuru Indonesia maupun luar negeri menghadiri acara Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) serta Asalha Mapuja 2570 BE/2026. 

Acara tersebut diselenggarakan mulai tanggal 24 hingga 26 Juli 2026 di Taman Lumbini yang berada di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Biksu Gutadhammo Mahatera selaku Ketua Umum Panitia ITC dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 menerangkan di Magelang pada hari Jumat, bahwa perhelatan tingkat nasional ini menjadi wadah untuk merawat ajaran Buddha sekaligus memperkokoh penerapan Dhamma lewat pembacaan Kitab Suci Tipitaka.

Dia menuturkan bahwa pelaksanaan pada tahun ini terasa sangat bermakna lantaran bertepatan dengan momen Tahun Kencana atau perayaan emas 50 tahun Sangha Theravada Indonesia.

"ITC dan Asalha Mahapuja tahun ini menjadi sangat istimewa karena bertepatan dengan setengah abad Sangha Theravada Indonesia. Antusiasme umat juga sangat tinggi, bahkan masih banyak yang ingin mendaftar, tetapi kapasitas tempat hanya mampu menampung 2.045 peserta," katanya.

Dia memaparkan, para peserta yang hadir meliputi biksu dari domestik dan mancanegara, samanera, atthasilani, serta segenap umat Buddha yang turut serta melantunkan sutta-sutta dari Kitab Suci Tipitaka.

Bukan cuma melafalkan sutta, para peserta pun memperoleh pemaparan seputar Majjhima Nikaya 71-80 yang diuraikan oleh para bhikkhu yang ahli di bidang pendidikan agama Buddha.

Hal itu diupayakan supaya seluruh peserta tidak sekadar melantunkan bacaan, namun juga sanggup meresapi arti ajaran yang terdapat di dalamnya.

Dia menekankan, Indonesia Tipitaka Chanting bukanlah sekadar ritual keagamaan yang diadakan saban tahun, melainkan berfungsi sebagai tempat belajar sekaligus penerapan Dhamma secara konkret bagi umat Buddha dari beraneka daerah.

Supriyadi, selaku Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama, memberikan apresiasi atas keteguhan Sangha Theravada Indonesia yang rutin menggelar Indonesia Tipitaka Chanting tiap tahunnya.

Menurut pandangannya, agenda ini memegang peranan vital dalam merawat, melestarikan, serta mengembangkan ajaran Buddha di tanah air. Dia melihat bahwa mutu pelaksanaan acara ini kian membaik, baik ditinjau dari total peserta, area sebaran, hingga esensi dari kegiatan tersebut.

"Yang terpenting bukan sekadar berkumpul, tetapi bagaimana peserta benar-benar mempraktikkan ajaran yang dipelajari. Membaca Tipitaka adalah proses belajar, sedangkan tujuan akhirnya adalah menjadikan nilai-nilai Dhamma sebagai kebiasaan dan karakter dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Dia menjabarkan, lewat pelaksanaan ITC dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 ini, pihak pemerintah bersama Sangha Theravada Indonesia menaruh harapan agar agenda ini bisa kian mempererat tali persaudaraan sesama umat Buddha, memperdalam pemahaman terhadap Kitab Suci Tipitaka, sekaligus memicu penerapan nilai moral serta kebaikan di tengah kehidupan sosial.

Terkini