Fornaroli Kembali Dapat Kesempatan FP1 Bersama McLaren di GP Hungaria

Rabu, 22 Juli 2026 | 05:26:31 WIB
Juara Formula 2, Leonardo Fornaroli. (Foto: NET)

JAKARTA - Tim McLaren kembali memercayakan kemudi mobil Formula 1 mereka kepada juara Formula 2, Leonardo Fornaroli, untuk mengaspal pada sesi latihan bebas pertama (FP1) Grand Prix Hungaria di Sirkuit Hungaroring yang digelar Jumat (24/7).

Pembalap muda berumur 21 tahun asal Italia tersebut bakal mengemudikan jet darat milik Oscar Piastri dalam sesi yang berlangsung selama 60 menit. Kehadirannya juga diproyeksikan untuk membantu McLaren dalam mengevaluasi sederet pembaruan sistem aerodinamika pada mobil MCL40.

“Setiap sesi adalah kesempatan untuk belajar lebih banyak, menambah kepercayaan diri, dan berkontribusi terhadap program tim pada akhir pekan balapan,” kata Fornaroli, dilansir dari laman resmi Formula 1, Rabu (22/7/2026).

“Saya sangat sibuk di Woking dalam beberapa pekan terakhir untuk mempersiapkan sesi ini, baik di simulator maupun di McLaren Performance Hub, agar saya bisa berada dalam kondisi sebaik mungkin,” katanya menambahkan.

Aksi di Hungaroring ini menjadi momen kedua bagi Fornaroli dalam meramaikan sesi resmi akhir pekan Formula 1. Sebelumnya, ia telah melakoni debut FP1 pada Grand Prix Spanyol di Circuit de Barcelona-Catalunya bulan lalu. 

Pada kesempatan tersebut, pembalap pengembangan sekaligus cadangan McLaren ini mengemudikan mobil Lando Norris, setelah sempat melewati beberapa rangkaian tes tertutup memakai mobil Formula 1 generasi lawas.

Fornaroli sendiri dinilai sebagai salah satu talenta muda paling potensial setelah berhasil merebut gelar juara Formula 3 dan Formula 2 secara berturut-turut sebelum akhirnya masuk ke dalam program pengembangan pembalap McLaren.

Di samping menyediakan waktu mengemudi bagi Fornaroli, McLaren bakal memperkenalkan paket pembaruan yang meliputi lantai baru serta beberapa komponen aerodinamika demi memperkecil selisih performa dengan tim-tim papan atas. 

Tim yang bermarkas di Woking ini juga berencana menguji coba versi pengembangan dari sayap belakang eksperimental sepanjang sesi FP1. 

Komponen itu sedianya dipersiapkan untuk uji coba pada Grand Prix Austria, namun dipastikan belum akan diterapkan secara penuh di Hungaria ataupun pada balapan selanjutnya di Belanda.

Direktur Senior Balap McLaren Randy Singh mengungkapkan bahwa karakteristik dari Sirkuit Hungaroring yang menuntut daya tekan tinggi akan menghadirkan tantangan yang berbeda bagi kendaraan maupun para pembalap.

“Ini adalah sirkuit yang membutuhkan paket daya tekan tinggi serta menghargai kepercayaan diri saat mengerem, masuk tikungan dengan kuat, dan traksi yang baik,” ujar Singh.

Berdasarkan penjelasannya, temperatur yang panas, kombinasi tikungan yang seolah tiada jeda, serta terbatasnya jalur lurus menjadikan aspek manajemen ban sebagai salah satu kunci krusial dalam balapan ini.

“Kami juga membawa paket pembaruan akhir pekan ini. Dalam musim yang sangat kompetitif, setiap pengembangan penting sehingga akan sangat baik untuk memperoleh pemahaman lebih jauh mengenai kinerja komponen-komponen tersebut selama sesi latihan bebas,” kata Singh.

Putaran Grand Prix Hungaria ini sekaligus menjadi kompetisi penutup sebelum memasuki masa jeda musim panas. Kubu McLaren menaruh harapan agar paket pembaruan ini mampu mengamankan momentum positif bagi mereka menuju paruh kedua musim kompetisi.

Terkini