FIGC Dekati Pep Guardiola untuk Latih Timnas Italia

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:04:31 WIB
Pep Guardiola, seorang manajer sepak bola profesional Catalan dan mantan pemain dari Spanyol. (Foto: NET)

JAKARTA - Kabar mengenai Pep Guardiola yang dibidik menjadi juru taktik baru Timnas Italia berembus kencang pasca pelatih asal Spanyol tersebut menyudahi masa baktinya di Manchester City. 

Berdasarkan laporan Sky di Italia, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) disebut telah menjalin komunikasi dengan Guardiola. Langkah ini diambil demi membujuknya agar bersedia mengisi kursi pelatih kepala Timnas Italia yang kosong setelah ditinggalkan oleh Gennaro Gattuso.

Dalam laporan yang sama, Paolo Maldini selaku direktur teknis baru FIGC bersama penasihatnya, Leonardo, diketahui telah bertolak ke Barcelona guna menemui Guardiola selama tiga hari. 

Sebelum memunculkan nama mantan pelatih Barcelona ini, Italia juga sempat dikaitkan dengan dua nama kandidat lain, yakni Roberto Mancini dan Andrea Pirlo. 

Apabila Guardiola menerima proposal tersebut, ia akan mencatatkan diri sebagai pelatih asing kedua yang menangani Azzurri, sekaligus yang pertama sejak era 1960-an.

Atmosfer sepak bola Italia sebenarnya bukan hal baru bagi Pep Guardiola. Ia pernah merasakan ketatnya kompetisi Serie A pada medio 2001 hingga 2003 dengan memperkuat Brescia dan AS Roma setelah 13 tahun berseragam Barcelona. 

Kendati demikian, di level kepelatihan, Guardiola tercatat belum pernah sama sekali menukangi tim nasional.

Selama ini, Guardiola dikenal sebagai juru taktik yang memiliki loyalitas durasi panjang, seperti saat melatih Barcelona (4 tahun), Bayern Muenchen (3 tahun), dan Manchester City (10 tahun). 

Jika sepakat menerima pinangan Italia, tugas berat dan target tinggi sudah menantinya karena Timnas Italia sedang terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. 

Target utamanya adalah meloloskan Italia ke Euro 2028 yang digelar di Inggris Raya dan Irlandia melalui babak kualifikasi pada 2027. 

Selain itu, Azzurri harus bersiap menghadapi Belgia di ajang Nations League pada 25 September di Stadio Olimpico Roma, di mana mereka berada satu grup dengan Turkiye serta semifinalis Piala Dunia 2026, Prancis.

Di sisi lain, mantan penyerang Timnas Inggris dan Manchester United, Wayne Rooney, menilai bahwa Guardiola memiliki peluang untuk melatih The Three Lions. Rooney meyakini FA bakal mencoba mendatangkan Guardiola andai posisi tersebut lowong. 

Meski kegagalan Inggris di Piala Dunia 2026 tidak langsung mengancam posisi Thomas Tuchel, sejumlah taktik pelatih asal Jerman itu dinilai kurang memenuhi ekspektasi sehingga memicu tuntutan pemecatan dari publik.

Rooney meyakini Guardiola adalah figur paling ideal untuk Timnas Inggris jika kerja sama dengan Tuchel berakhir. 

"Saat ini saya tidak melihat orang lain di luar sana, kecuali jika Anda merekrut Pep Guardiola. Jika Pep tersedia, mungkin Anda bisa merekrutnya," kata Rooney di acara The Wayne Rooney Show.

Ia juga menambahkan, "Jika kami memecatnya [Tuchel], manajer mana yang akan kami datangkan? Dan saya rasa tidak ada orang di luar sana yang sebaik Thomas Tuchel, kecuali Guardiola."

Merujuk laporan BBC, FA sebenarnya sempat mendekati Guardiola sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Tuchel, bahkan dikabarkan sempat ada kesepakatan lisan. 

Namun karena saat itu Guardiola masih terikat kontrak dengan Manchester City, peluang bagi kedua belah pihak kini dinilai kembali terbuka lebar.

Terkini