Bournemouth Pagari Skuad Utama Jelang Debut di Europa League

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:57:01 WIB
Manajer anyar Bournemouth, Marco Rose. (Foto: NET)

JAKARTA - Bournemouth tengah melakukan upaya maksimal untuk menjaga skuad terbaik mereka dalam menyambut musim 2026-2027. 

Keberhasilan menduduki posisi keenam di Premier League musim 2025-2026 memberikan kesempatan bagi The Cherries untuk tampil di Europa League 2026-2027. 

Momentum bersejarah ini sangat berharga bagi Bournemouth karena menjadi pengalaman pertama mereka berkompetisi di turnamen benua Eropa. 

Kendati demikian, The Cherries kini dihadapkan pada situasi pelik untuk mempertahankan pilar penting yang berkontribusi besar membawa tim menembus kompetisi Eropa.

Tiga penggawa muda potensial mereka, yakni Eli Junior Kroupi, Alex Scott, dan Rayan, dilaporkan tengah masuk dalam radar perburuan sejumlah klub papan atas Inggris. 

Eli Junior Kroupi menjadi sosok yang paling menyita perhatian berkat penampilan memukaunya sepanjang musim lalu. 

Situasi ini memicu persaingan antara Arsenal, Tottenham Hotspur, dan Manchester City untuk memperebutkan tanda tangannya. 

Guna mengantisipasi kepergian aset berharganya, Bournemouth menetapkan banderol tinggi sebesar 100 juta pound, angka yang dinilai banyak pihak terlalu mahal.

Manajer anyar Bournemouth, Marco Rose, merasa optimistis mampu mempertahankan trio talenta mudanya tersebut. Ia memberikan pandangan kepada para pemain bahwa menit bermain yang konsisten merupakan aspek terpenting bagi perkembangan karier pemain muda, di mana pun mereka bermain.

"Klub melakukan banyak hal untuk menunjukkan kepada para pemain bahwa mereka berada di tempat yang tepat," ujar Rose dikutip dari Sky Sports.

"Sejujurnya, sejauh ini, ini bukan tantangan bagi saya. Empat hari pertama, kami tetap berhubungan dan perasaan saya adalah bahwa para pemain merasa sangat nyaman di sini," jelasnya.

Terkait masa depan Kroupi, Rose meyakini sang penyerang akan memilih bertahan bersama Bournemouth yang bakal berkompetisi di tingkat regional.

"Dia bermain di Eropa, dia akan memainkan banyak pertandingan dan dia bermain di liga paling kompetitif dan intensif di dunia."

"Sejauh ini saya tidak merasa ada yang mencoba meninggalkan klub," jelasnya.

Berdasarkan data dari I Paper, manajemen Bournemouth menegaskan tidak akan melepas para pemain tersebut dengan alasan apa pun. Pihak manajemen juga sudah mengadakan pertemuan dengan agen serta keluarga pemain, yang dikabarkan memiliki kesepahaman yang sama dengan visi klub. 

Bournemouth berkaca pada pengalaman terdahulu ketika kehilangan beberapa bintangnya, meski pada prosesnya mereka tetap mampu menjaga stabilitas performa tim.

Dean Huijsen, Milos Kerkez, Antoine Semenyo, Ilya Zabarnyi, dan Dango Ouattara ialah deretan nama penting Bournemouth terdahulu yang saat ini bersinar di tim baru mereka. 

Kehilangan figur seperti Eli Junior Kroupi tentu akan menjadi kerugian besar bagi klub musim depan, terlebih tekanan dari tim-tim besar Premier League terus mengalir. 

Selain Kroupi, masa depan Alex Scott juga dibayangi ketidakpastian seiring ketertarikan yang datang dari Manchester United. 

Proses negosiasi kontrak baru untuk Scott sempat berjalan, namun harus tertunda akibat munculnya minat tersebut. Pembicaraan mengenai kontrak baru ini diproyeksikan akan terus berjalan sampai bursa transfer resmi ditutup.

Terkini