Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ferran Torres: Ini Milik Rakyat Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 | 03:32:02 WIB
Ferran Torres Persembahkan Gol Kemenangan untuk 47 Juta Rakyat Spanyol [FOTO: NET].

JAKARTA - Ferran Torres mempersembahkan gol yang memastikan timnas Spanyol menang di final Piala Dunia 2026 untuk seluruh penduduk negara Iberia tersebut, usai menaklukkan Argentina.

 Ferran Torres mencetak satu-satunya gol pada pertandingan final Piala Dunia Spanyol vs Argentina yang tersaji di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. 

Gol tersebut membawa Spanyol meraih trofi Piala Dunia kedua dalam sejarah serta menghentikan langkah tim yang dipimpin Lionel Messi.

"Gol itu bukan milik saya, tetapi milik 47 juta rakyat Spanyol. Sepertinya naskahnya memang sudah ditulis untuk kami menjadi juara," kata Ferran Torres seusai pertandingan, seperti dikutip dari La Vanguardia. Ia mengakui, kehadiran Messi di kubu lawan sempat menciptakan tekanan.

 "Ketika Anda menghadapi Messi, rasa gugup itu selalu ada. Namun, pada akhirnya gaya bermain kami yang menang." Ferran menyatakan gol itu menjadi momen kelegaan setelah perjalanan panjang Spanyol di turnamen ini.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, merasa emosional usai membawa timnya menjuarai Piala Dunia 2026. Menurutnya, kesuksesan ini membuktikan kualitas generasi pemain yang berkembang dengan identitas permainan jelas. Sebelumnya, timnas Spanyol U23 meraih emas Olimpiade Paris 2024 dan tim putra menjuarai Piala Eropa 2024. Timnas Putri Spanyol juga merupakan juara bertahan Piala Dunia Wanita.

 "Saya sangat emosional. Ketika melihat ke belakang, Anda menyadari bahwa generasi pemain ini telah memenangi segalanya," ujar De la Fuente. Ia memuji para pemain yang tetap setia pada filosofi yang dibangun sejak awal. "Mereka tumbuh dengan visi jelas, tetap berpegang teguh pada identitas itu, lalu terus berkembang. Mereka memberi contoh tentang kerja sama dan semangat kekeluargaan."

Kapten Spanyol, Rodri, menyebut gelar Piala Dunia kedua negaranya sebagai pencapaian luar biasa, apalagi diraih dengan mengalahkan Argentina yang dipimpin Lionel Messi. "Kami berada di puncak kebahagiaan. Sekarang kami adalah juara dunia dua kali dan luar biasa bisa mengatakannya." "Bagi saya, ini adalah turnamen tersulit dalam sejarah. Kami mampu mengalahkan Argentina, tim yang sangat saya hormati dan diperkuat pemain terbaik sepanjang masa." Rodri, yang juga dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2026, mengatakan keberhasilannya bangkit dari cedera ligamen lutut yang dialami pada September 2024 menjadi pelajaran penting. "Saya ingin generasi berikutnya melihat bahwa pemain yang pernah mencapai puncak lalu terjatuh tetap bisa bangkit lagi. Saya adalah contoh bahwa Anda harus percaya kepada diri sendiri."

Sementara itu, Mikel Merino menilai Spanyol layak juara meski sempat kehilangan gol Nico Williams yang dianulir di babak tambahan. "Kami memang sempat dirugikan oleh detail kecil, tetapi pada akhirnya kami mencetak gol dan menang. Kami adalah tim yang lebih baik meski lapangan cukup kering.

" Pahlawan assist gol kemenangan, Nico Williams, mengungkapkan perjalanan panjang yang dilalui sebelum meraih gelar juara dunia. "Saya pernah melalui masa yang sangat sulit. Sekarang saya menikmati kebahagiaan terbesar dalam hidup karena semua yang saya alami tahun ini," ujar sang winger cepat. 

Di sisi lain, bek muda Pau Cubarsi, yang terpilih sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia 2026, mengaku masih sulit mempercayai pencapaiannya. "Rasanya seperti mimpi. Saya akan menjalani setiap Piala Dunia berikutnya seolah-olah itu adalah yang pertama," tutur bek Barcelona tersebut. Cubarsi juga memberikan penghormatan kepada rekan duetnya di lini belakang, Aymeric Laporte. "Dia adalah panutan. Melihat cara dia berlatih membuat saya ingin terus belajar dari pengalaman yang dimilikinya."

Terkini