Ekspansi SRAJ: Mayapada Kaji Bangun 2 Rumah Sakit Baru di Jakarta

Kamis, 09 Juli 2026 | 04:13:01 WIB
RS Mayapada, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ). (Foto: NET)

JAKARTA – Emiten yang mengelola jaringan RS Mayapada, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) saat ini sedang merencanakan pembangunan dua rumah sakit baru di area Jakarta.

Presiden Direktur SRAJ Navin Sonthalia, menjelaskan bahwa rencana ekspansi tersebut kini masih dalam tahap pengkajian. Dia menilai, masih ada peluang bagi Mayapada untuk menambah fasilitas medis baru di luar tiga rumah sakit yang sudah beroperasi di Jakarta.

”Ini adalah sesuatu yang sedang kami kaji, bahwa di Jakarta kami merasa bahwa ada ruang untuk menambah satu atau dua rumah sakit. Kami akan cari tanah atau partner yang bisa bekerja sama dengan kami untuk mulai membangun rumah sakit,” ujarnya pada konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Hingga kini, Mayapada telah mengelola sebanyak tiga rumah sakit di wilayah Jakarta. Jaringan rumah sakit tersebut berada di Lebak Bulus dan Kuningan, Jakarta Selatan; serta Cakung, Jakarta Timur.

Mayapada Hospitals Jakarta Timur (MHJT) sendiri baru diresmikan pada hari ini, Kamis (9/7/2026), dengan daya tampung mencapai 107 tempat tidur. Proyek pembangunan MHJT ini diperkirakan menghabiskan dana berkisar antara Rp400 miliar hingga Rp600 milar.

Navin memaparkan, perusahaannya saat ini juga tengah menyelesaikan pembangunan Tower 3 Mayapada Hospital Jakarta Selatan yang terletak di Lebak Bulus. Gedung baru tersebut direncanakan memiliki luas lantai sekitar 90.000 meter persegi, dengan nilai investasi yang diperkirakan menyentuh angka Rp1 triliun.

”Dengan tower 1, 2, dan 3, totalnya bisa sekitar 190.000 meter persegi. Sekitar 450 bed yang bisa diekspansi lagi, ini akan menjadi rumah sakit swasta terbesar di Indonesia [yang berada] di satu lokasi,” urai Navin.

Langkah ekspansi ini juga menyasar RS Mayapada yang berlokasi di Tangerang dan Surabaya, di mana masing-masing unit akan memperoleh tambahan satu gedung tower baru. 

Selain itu, Mayapada dikabarkan bakal mendirikan rumah sakit berstandar internasional di KEK Kesehatan Batam yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2028.

”Ada juga rencana di masa depan sekitar tahun 2029 untuk bangun satu rumah sakit lagi di Surabaya,” ungkapnya.

Direktur SRAJ Dini Handayani, menambahkan bahwa selain perluasan fasilitas fisik, manajemen juga fokus untuk mengimplementasikan standar internasional pada seluruh jaringan rumah sakit Mayapada. 

Langkah standardisasi ini diharapkan mampu mendorong minat masyarakat untuk memilih berobat di dalam negeri.

”Jadi nanti setiap standar dari layanan RS Mayapda akan menjadi standar internasional, yang juga digunakan oleh seluruh unit Mayapada Grup. Mudah-mudahan dengan adanya standar itu, masyarakat dapat melihat bahwa apa yang kami lakukan di sini sudah setara dengan apa yang dilakukan di luar negeri,” pungkasnya, Kamis (9/7/2026).

Halaman :

Terkini