Sinergi Pertamina dan UMKM Hadirkan Produk Viral 2026

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:39:32 WIB
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron. (Foto: NET)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) berkomitmen untuk memajukan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa naik kelas lewat kehadiran Bright Store di ajang Jakarta Fair 2026. 

Langkah ini diambil sebagai upaya memperluas jangkauan pasar, mendongkrak angka penjualan, serta menghadirkan efek domino bagi perekonomian yang berkelanjutan.

"Melalui Bright Store by Pertamina di Jakarta Fair 2026, kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas, produk layanan Pertamina, dan pemberdayaan UMKM dapat berjalan beriringan," kata VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron dalam keterangan di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Dia menilai bahwa keberadaan Booth Bright Store by Pertamina di Jakarta Fair 2026, JIExpo Kemayoran, merupakan wujud nyata sokongan Pertamina agar produk-produk UMKM tanah air semakin dikenal masyarakat luas, memiliki daya saing yang kuat, dan mampu berkembang lebih tinggi.

Di antara sekian banyak produk, “Tas Karakter Eksklusif” dengan desain menyerupai tabung Bright Gas 5 kg berwarna fuchsia menjadi produk yang paling memikat perhatian para pengunjung. 

Produk hasil kolaborasi ini tidak sekadar menjadi ikon baru yang viral di berbagai platform media sosial, tetapi juga sangat diminati hingga menciptakan tren jasa titip (jastip) sepanjang pelaksanaan Jakarta Fair 2026.

Muhammad Baron mengutarakan bahwa besarnya minat masyarakat terhadap tas karakter Bright Gas menjadi bukti bahwa kegiatan promosi yang dilakukan perusahaan dapat dikembangkan menjadi sebuah ruang kolaborasi dengan dampak yang jauh lebih luas.

Ia berpendapat, produk yang tengah viral di Jakarta Fair itu tidak hanya mempererat hubungan antara Pertamina dengan para pelanggannya, melainkan juga membuka peluang ekonomi yang riil bagi UMKM binaan yang turut serta di dalamnya.

“Pertamina terus mendorong agar setiap aktivasi brand tidak hanya berhenti pada aspek promosi, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Muhammad Baron menjelaskan bahwa tas karakter Bright Gas yang memperoleh sambutan sangat hangat dari publik menjadi sebuah contoh nyata bagaimana sebuah produk promosi dapat membuka jalan bagi UMKM binaan dalam menjangkau pasar yang lebih luas.

Ia pun menambahkan, keterlibatan para pelaku UMKM ke dalam rantai pasok Bright Store by Pertamina merupakan bagian dari komitmen besar perusahaan untuk menghadirkan nilai tambah secara menyeluruh, mulai dari sektor hulu hingga ke hilir. 

Kehadiran para pelaku usaha ini tidak terbatas pada pembuatan produk tas saja, melainkan juga menyertakan pelaku UMKM kuliner lokal sebagai pengisi paket yang dibeli oleh para konsumen.

Muhammad Baron berharap, ketika sebuah produk berhasil viral, efek positifnya tidak berhenti pada meningkatnya transaksi penjualan saja, melainkan juga ikut mendorong volume produksi, membuka lapangan kerja baru, serta memperkokoh kapasitas usaha itu sendiri.

Sebagai informasi, tas karakter Bright Gas yang viral tersebut diproduksi oleh PT Glory Nine Degrees. Usaha lokal asal Kota Bandung ini merupakan mitra binaan dari Small Medium Enterprise & Partnership Program (SMEPP) PT Pertamina (Persero) bersama Pertamina Foundation. 

Tingginya permintaan pasar terhadap produk tas ini mengakibatkan pesanan melonjak tajam, sehingga memaksa dilakukannya penambahan kuota produksi hingga sekitar 10 persen dari target awal.

Founder PT Glory Nine Degrees, Sandiani, menyampaikan bahwa proyek kerja sama dengan Pertamina ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap roda produksi serta penyerapan tenaga kerja di area sekitar tempat kerja mereka. 

Demi memastikan ketersediaan pasokan produk, waktu operasional produksi terpaksa ditingkatkan menjadi 18 jam dalam sehari yang diatur ke dalam dua giliran kerja.

“Proyek ini membuat para tetangga sekitar workshop yang tadinya kurang produktif kini bisa memiliki penghasilan. Bahkan, anak-anak usia SMA yang sedang libur sekolah kami libatkan di bagian finishing dan packaging," kata Sandiani.

Tidak sekadar memicu pertumbuhan pada produksi tas, viralnya paket penjualan Bright Store by Pertamina ini juga membuka jalan bagi pelaku UMKM lain yang ikut serta dalam rantai pasokannya. 

Salah satunya adalah Susnukuma, sebuah produsen kue sus kering eksklusif asal Kota Bandung yang produknya terpilih menjadi salah satu isi camilan lokal unggulan di dalam paket tas Bright Gas.

Owner Susnukuma, Aniasuti, menuturkan bahwa pesanan berskala besar demi memenuhi pasokan di Jakarta Fair 2026 menjadi sebuah kesempatan emas bagi usaha yang sudah ia bangun sejak tahun 2011 dan mulai berfokus pada produk sus kering sejak tahun 2016.

Hingga saat ini, Susnukuma disokong oleh enam orang pekerja tetap yang seluruhnya merupakan warga sekitar lokasi usaha, didominasi oleh ibu rumah tangga, orang tua tunggal, serta para remaja yang baru lulus dari bangku SMA.

“Di saat pesanan melonjak tinggi, kami bahkan mampu menyerap hingga 20 orang ibu-ibu sebagai tenaga kerja musiman dari lingkungan sekitar rumah,” tutur Aniasuti.

Terkini