Lampaui HET, Harga Beras Premium di Pasar Madiun Kini Rp15.300 per Kg

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:25:01 WIB
Harga Beras di Madiun Tembus Rp15.300 per Kg, Lampaui HET Pemerintah [FOTO: NET].

JAKARTA - Harga beras premium di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, kini telah melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Para pedagang menyatakan bahwa lonjakan harga ini disebabkan oleh naiknya harga gabah di tingkat petani. 

Berdasarkan pemantauan di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, pada Selasa (8/7/2026), harga beras premium melonjak dari Rp 14.300 menjadi Rp 15.300 per kilogram.

"Harga beras premium naik dari Rp 14.300 menjadi Rp 15.300 per kilogram. Harga saat ini sudah di atas HET yang ditentukan pemerintah yakni Rp 14.900 per kilogram," ujar pedagang beras, Yusuf. Selain jenis premium, harga beras medium juga tercatat naik dari Rp 13.000 menjadi Rp 13.500 per kilogram.

Yusuf menjelaskan bahwa kenaikan harga beras dipengaruhi oleh meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) dan gabah kering giling (GKG) di tingkat petani. Kondisi tersebut memaksa pedagang untuk menyesuaikan harga jual agar terhindar dari kerugian. 

"Kenaikan harga gabah membuat kami harus menyesuaikan harga jual. Kalau tetap menjual dengan harga lama, pedagang bisa rugi," ujarnya.

Dampak kenaikan harga ini membuat konsumen beralih ke beras medium yang lebih terjangkau, namun Yusuf mencatat bahwa secara keseluruhan volume penjualan beras kini mengalami penurunan.

 Meskipun harga sedang tinggi, Yusuf memastikan bahwa stok beras di Kabupaten Madiun masih dalam kondisi aman karena pasokan dari penggilingan dan cadangan pemerintah tetap tersedia.

Di sisi lain, konsumen berharap pemerintah segera menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga, mengingat naiknya harga beras semakin menambah beban ekonomi masyarakat. "Harus sering operasi pasar agar harga beras kembali normal. Apalagi saat ini banyak harga kebutuhan pokok makanan naik dan menjadikan kami makin terhimpit," kata Sumiati, salah seorang pembeli.

Terkini