Tour de France 2026: Pogacar Menang Etape Ketiga di Les Angles

Selasa, 07 Juli 2026 | 05:23:01 WIB
Pembalap asal Slovenia dari tim UAE Emirates XRG, Tadej Pogacar. (Foto: NET)

JAKARTA - Pembalap asal Slovenia dari tim UAE Emirates XRG, Tadej Pogacar, sukses mengamankan podium tertinggi pada etape ketiga Tour de France 2026. 

Keberhasilan menaklukkan jalur menanjak menuju finis di Les Angles pada Senin (6/7) tersebut sekaligus mengantarkannya merebut kaus kuning sebagai pemuncak klasemen umum sementara.

Pogacar memperlihatkan performa tangguh di sepanjang rute sejauh 195,9 kilometer yang membentang dari Granollers, Spanyol, hingga Les Angles, Prancis. Jalur ini sekaligus menjadi ujian berat perdana di kawasan Pegunungan Pyrenees pada kompetisi tahun ini.

"Ini berkat Isaac (del Toro) yang memberi saya tenaga tambahan hari ini. Dia bekerja lebih dari 100 persen pada tanjakan terakhir," kata Pogacar dalam laman Tour de France pada Selasa (7/7/2026).

Hasil positif ini menandai kemenangan etape ke-22 bagi Pogacar sepanjang sejarah keikutsertaannya di Tour de France, sekaligus menjadi pencapaian perdana dirinya pada edisi 2026. 

Melalui hasil etape ketiga tersebut, ia berhasil memimpin dengan selisih keunggulan dua detik di depan pembalap Visma-Lease a Bike, Jonas Vingegaard.

Secara akumulasi di klasemen umum, Pogacar dan Vingegaard sebetulnya mencatatkan perolehan waktu yang sama persis. Kendati demikian, pembalap andalan UAE Emirates XRG tersebut lebih berhak memakai kaus kuning karena memiliki kombinasi urutan finis yang lebih unggul pada tiga etape awal.

Sementara itu, peringkat ketiga pada etape ini diamankan oleh pembalap EF Education-EasyPost, Richard Carapaz, yang kemudian disusul oleh Paul Seixas dari tim Decathlon CMA CGM di urutan berikutnya. 

Berkat tambahan poin penuh ini, Pogacar kini berhasil menyamai rekor 22 kemenangan etape milik Andre Darrigade. Balapan etape ketiga ini sendiri dimulai dari wilayah Granollers selepas tengah hari dengan total 183 pembalap yang memadati garis start.

Pogacar membeberkan bahwa strategi untuk mengincar podium pertama baru diputuskan oleh timnya saat perlombaan sudah berjalan setengah rute.

"Di tengah etape, kami memutuskan bahwa mungkin untuk mengejar kemenangan. Saya sangat senang kami membalap seperti ini dan finisnya luar biasa," kata Pogacar.

Ia pun menegaskan bahwa kesempatan untuk kembali memakai jersei kuning penanda pemimpin balapan selalu menjadi memori yang sangat berkesan bagi dirinya.

"Mengenakan kaus kuning adalah impian setiap pesepeda. Setiap kali saya bisa mendapatkannya kembali, rasanya tetap sangat spesial," ujar Pogacar.

Terkini