Prabowo Izinkan Kampus India Buka Cabang di Indonesia

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:57:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: NET)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan lampu hijau bagi pembukaan universitas asal India di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi memperkokoh hubungan bilateral di sektor pendidikan antara kedua belah pihak.

Prabowo menyampaikan bahwa dirinya menyokong penuh pendirian cabang Indian Institute of Management (IIM) di tanah air, sekaligus membuka kesempatan bagi berdirinya Indian Institute of Technology (IIT).

“Di bidang pendidikan, baik Perdana Menteri Modi maupun saya mendukung didirikannya kampus Indian Institute of Management dan juga kemungkinan pendirian Indian Institute of Technology di Indonesia,” ujar Prabowo dalam joint press statement usai pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Tidak sebatas memberikan ruang bagi universitas India untuk beroperasi di dalam negeri, kedua pemimpin negara ini pun sepakat untuk memberikan peluang yang lebih besar bagi para pelajar Indonesia yang ingin menuntut ilmu ke India.

“Kami juga mendukung peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia untuk belajar di India,” katanya.

Di mata Prabowo, kokohnya kolaborasi di bidang pendidikan ini menjadi instrumen penting dalam merekatkan hubungan antarwarga (people-to-people) yang sejatinya sudah memiliki kedekatan historis serta kebudayaan sejak lama. 

Ia mengimbuhkan bahwa Indonesia dan India turut menyambut baik dicanangkannya tahun 2026–2027 sebagai Tahun Tagore–Dewantara, yang diproyeksikan bakal memperdalam diplomasi kultural dan edukasi kedua negara.

Beragam langkah strategis ini, menurut Prabowo, merepresentasikan kedekatan peradaban yang lama mengakar sekaligus menjadi pijakan kokoh demi mendongkrak sinergi pada sektor pendidikan, riset, teknologi, kebudayaan, serta hubungan antarwarga.

Pada momentum yang sama, Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan keyakinannya bahwa ekspansi kampus ternama India ke Indonesia akan membawa dampak positif yang segar bagi kaum muda di wilayah Asia.

Di samping urusan pendidikan, Modi menerangkan bahwa kedua negara pun bakal mengintensifkan sinergi pada sektor kedirgantaraan atau antariksa.

"Dan hari ini kami telah mengambil keputusan penting terkait riset bersama berbagai teknologi dan pembangunan kapasitas di bidang antariksa," jelas Modi.

Bukan hanya itu, kedua negara turut meneken kesepakatan kerja sama pada industri mineral kritis dan komoditas baja. Modi menjabarkan bahwa para pelaku industri dari India dan Indonesia bakal mengawali kemitraan strategis di bidang baja nirkarat serta magnet tanah jarang.

Sementara di sektor keuangan, India dan Indonesia berkomitmen mengoptimalkan penerapan sistem pembayaran lintas negara menggunakan kode QR (cross-border QR payment). Penerapan skema ini diyakini mampu mendongkrak efektivitas transaksi dan menjaga stabilitas finansial kedua negara.

"Langkah ini akan memberikan kemudahan besar bagi dunia usaha maupun masyarakat kedua negara," jelas Modi.

Terkini