Danantara Siapkan Dirut Baru Usai Bos Pos Indonesia Mundur

Jumat, 03 Juli 2026 | 00:42:01 WIB
Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara, Rohan Hafas. (Foto: NET)

JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengonfirmasi bahwa mereka menghargai langkah Daud Joseph yang mengajukan pengunduran diri dari posisi Direktur Utama PT Pos Indonesia.

Sebagai langkah antisipasi, Danantara bakal secepatnya menunjuk nakhoda baru demi meneruskan program pembenahan di tubuh perusahaan BUMN yang bergerak pada sektor logistik tersebut.

“Kami menghormati keputusan tersebut dan akan segera menyiapkan kepemimpinan baru untuk melanjutkan agenda restrukturisasi (PT Pos Indonesia),” ujar Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara, Rohan Hafas dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Dalam kurun waktu tiga bulan ke belakang, Danantara memberikan mandat kepada Daud Joseph untuk mengawal jalannya evaluasi di PT Pos Indonesia lewat proses uji tuntas (due diligence) mendalam yang mencakup aspek finansial, operasional, tata kelola, hingga struktur organisasi.

Dari hasil peninjauan tersebut, Rohan memaparkan bahwa mantan Dirut menilai PT Pos Indonesia memerlukan pembaruan (revamp) yang sifatnya mendasar dan menyeluruh.

“Menurut beliau (Daud Joseph), kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan expertise yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya,” ujar Rohan.

Saat ini, PT Pos Indonesia memang sedang berada dalam fase pemulihan total. Rohan membeberkan bahwa hasil uji tuntas dan evaluasi yang sedang berjalan berhasil memetakan bermacam kendala keuangan sekaligus tata kelola yang sudah menumpuk selama bertahun-tahun.

“Kami juga menerima laporan, serta menemukan indikasi berbagai penyimpangan, termasuk dugaan rekayasa keuangan, yang saat ini sedang ditindaklanjuti melalui mekanisme audit dan investigasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Rohan.

Bersamaan dengan proses tersebut, Rohan menegaskan bahwa seluruh hambatan yang selama ini membebani perseroan bakal diselesaikan satu demi satu. Ia pun menggarisbawahi bahwa pihaknya tidak akan memberikan celah bagi segala bentuk tindakan yang mencederai tata kelola perusahaan.

Rohan juga memastikan bila semua hasil temuan yang ada bakal diproses secara terbuka, profesional, serta mengikuti jalur hukum yang berlaku.

“Prioritas kami adalah memastikan PT Pos Indonesia kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas, sehingga mampu menjalankan mandatnya secara optimal bagi masyarakat,” ujar Rohan.

Di sisi lain, manajemen PT Pos Indonesia memberikan garansi bahwa kegiatan operasional perseroan tetap berjalan dengan normal di tengah bergulirnya program restrukturisasi serta pengunduran diri sang direktur utama.

Corporate Secretary PT Pos Indonesia, Iwan Gunawan, menerangkan bahwa berkas pengunduran diri tersebut resmi diserahkan pada Kamis (2/7), yang didasari oleh kemauan serta pertimbangan personal dari yang bersangkutan.

Walau langkah mundur ini terbilang tiba-tiba, Iwan mengonfirmasi bahwa situasi tersebut sama sekali tidak mengganggu sektor pelayanan kepada masyarakat ataupun produktivitas bisnis korporasi di lapangan.

"PT Pos Indonesia menghormati keputusan tersebut serta menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin perusahaan," ujar Iwan.

Terkini