WIFI Tebar Dividen Rp 10,6 Miliar dan Rombak Jajaran Pengurus

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:17:01 WIB
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) siap menggelontorkan dividen tunai senilai Rp 10,6 miliar, yang nilainya setara dengan Rp 2 per lembar saham dari perolehan laba bersih tahun buku 2025. 

Langkah korporasi ini telah mendapatkan lampu hijau dari para pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (30/6/2026). 

Pada perdagangan Selasa (30/6/2026), saham WIFI mendarat di zona hijau dengan kenaikan 2,88% ke level Rp 1.605 per saham. Berpatokan pada harga penutupan tersebut, maka estimasi yield dividen WIFI berada di angka 0,12%.

Mantan Direktur Utama Solusi Sinergi Digital Yune Marketatmo mengungkapkan bahwa capaian performa sepanjang tahun lalu bakal menjadi pijakan kuat bagi perseroan demi menjaga pertumbuhan yang berkesinambungan. 

"Dukungan pemegang saham menjadi landasan penting bagi keberhasilan perseroan membukukan pertumbuhan positif sepanjang 2025 sekaligus memperkuat posisi strategis kami untuk menciptakan nilai jangka panjang," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (30/6/2026).

Menengok kinerja sepanjang 2025, WIFI berhasil mengantongi pendapatan konsolidasian sebesar Rp 1,66 triliun, atau meroket hingga 147% dari periode tahun sebelumnya yang tercatat Rp 671,85 miliar. Sementara itu, EBITDA perseroan menembus kisaran Rp 1,15 triliun dengan margin EBITDA di angka 69%. 

Laju pertumbuhan ini utamanya disokong oleh lini bisnis infrastruktur telekomunikasi. Sampai dengan penghujung tahun 2025, WIFI tercatat sudah mengamankan 2,5 juta home pass serta 1,5 juta home connect, dengan tingkat take-up rate menyentuh 60%.

Sinyal ekspansi perseroan pun masih terus bergulir pada triwulan pertama tahun 2026. WIFI kembali menambah jaringan sekitar 200.000 home pass dan 200.000 home connect yang menjadi bagian dari program penguatan jaringan broadband mereka.

Di samping mengetok palu pembagian dividen, agenda RUPST kemarin juga meresmikan perombakan pada susunan manajemen perseroan. Jabatan Direktur Utama kini resmi diisi oleh Hendrik Tee untuk menggantikan posisi Yune Marketatmo. 

Bergeser ke kursi dewan komisaris, Hashim S. Djojohadikusumo ditunjuk menjadi Komisaris Utama menggantikan Hermansjah. Adapun posisi Komisaris tetap ditempati oleh Fadel Muhammad, dan Doni Soetadi tetap menjalankan peran sebagai Komisaris Independen.

Terkini