JAKARTA – Arsitek Timnas Australia, Tony Popovic, menguraikan persiapan skuadnya menjelang laga kedua Grup D Piala Dunia 2026 melawan Amerika Serikat. Duel antara Amerika Serikat dan Australia dijadwalkan berlangsung di Stadion Seattle, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026) pukul 02.00 WIB.
Australia hanya memerlukan satu kemenangan tambahan untuk memastikan tempat di fase 32 besar Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya menaklukkan Turkiye dengan skor 2-0.
Hasil tersebut menjadi kejutan besar, mengingat Popovic melakukan perombakan signifikan dengan mengandalkan mayoritas pemain yang belum berpengalaman di panggung Piala Dunia.
Popovic menegaskan bahwa momentum saat ini berada di pihak timnya setelah keberhasilan atas Turkiye. Ia berambisi menunjukkan bahwa Australia mampu bersaing dengan tim-tim papan atas dunia.
“Kami memulai dengan baik melawan Turki dengan kemenangan, sekarang kami ingin mempertahankan momentum itu dan kami akan terus berupaya untuk meningkatkan permainan sepak bola kami dan meningkatkan posisi kami di mata masyarakat dalam sepak bola Australia," kata Popovic dikutip dari Fox Sports.
Pada laga sebelumnya, Popovic hanya menurunkan Harry Souttar sebagai satu-satunya pemain yang berpengalaman di Piala Dunia.
Sisanya, para penggawa Australia melakoni debut, termasuk beberapa pemain muda. Namun, para pemain debutan tersebut sukses membuktikan kapasitas mereka untuk tampil di ajang bergengsi ini.
“Itu adalah pertandingan di mana semuanya berjalan lancar, dalam hal keyakinan yang hadir di saat itu, memahami bahwa ini adalah Piala Dunia pertama bagi banyak pemain, tetapi bermain seolah-olah mereka pantas berada di sana," ungkapnya.
Berdasarkan performa tersebut, Popovic memberi isyarat akan kembali menurunkan pemain debutan demi mengejar kemenangan kedua.
"Kami akan membutuhkan itu lagi besok. Ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi kami. Saya tidak akan mengatakan untuk berpikir terlalu jauh ke depan. Saya pikir kesempatan bagi kami adalah untuk meraih kemenangan lagi,” tambahnya.
Meski berambisi menang, Australia akan menghadapi lawan yang tangguh. Popovic menilai Amerika Serikat memiliki gaya permainan yang kontras dengan Turkiye. Ia yakin tim USMNT tidak akan mudah ditaklukkan.
“Tantangan yang berbeda, tim yang berbeda...Saya pikir tim AS memiliki perpaduan yang baik dari keduanya, sangat kuat, dan sangat atletis,” jelasnya.
Popovic mengakui laga kontra Amerika Serikat akan menjadi ujian berat, terlebih karena pasukan Mauricio Pochettino akan bermain di hadapan publik sendiri.
“Jadi kami tahu (ini akan menjadi) tantangan yang berbeda. Bermain melawan negara tuan rumah di sini juga merupakan tantangan yang luar biasa," ujarnya.