Transformasi Bisnis, Laba Pupuk Indonesia Melesat 230 Persen

Jumat, 19 Juni 2026 | 04:58:32 WIB
PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) membukukan peningkatan laba tahunan sebesar 230 persen, atau setara Rp6,70 triliun, pasca-implementasi transformasi bisnis.

"Transformasinya sudah mulai nunjukin hasil. Ke depan yang perlu dijaga adalah konsistensi, sambil tetap siap menghadapi perubahan pasar dan kebijakan," ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

Per Mei 2026, Pupuk Indonesia Group membukukan pendapatan year-to-date (YTD) mencapai Rp47,71 triliun, yang mencerminkan pertumbuhan 49 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya.

Penguatan kinerja operasional berhasil mendongkrak EBITDA ke angka Rp11,36 triliun, meningkat 132 persen, sementara perolehan laba bersih mencapai Rp6,70 triliun atau melesat 230 persen secara tahunan. 

Atas dasar itu, BP BUMN dan Danantara terus memotivasi PIHC guna mengoptimalkan kinerja bisnis serta mempertahankan fungsinya dalam menyokong ketahanan pangan nasional.

Pada 19 Juni 2026, Dony mengadakan rapat bersama jajaran direksi PIHC untuk mendiskusikan perkembangan bisnis serta berbagai persoalan strategis yang berdampak pada industri pupuk nasional.

Diskusi menitikberatkan pada dinamika pasar pupuk, manajemen risiko atas fluktuasi harga komoditas (market-to-market), antisipasi pergeseran skema subsidi, hingga penguatan tata kelola distribusi pupuk bersubsidi agar lebih tepat sasaran. 

Berbagai upaya tersebut dianggap krusial demi menjaga keberlangsungan kinerja perusahaan serta menjamin peran sektor pupuk dalam mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Dony memandang pencapaian kinerja Pupuk Indonesia mengindikasikan bahwa transformasi bisnis yang diterapkan perusahaan berjalan di jalur yang benar dan harus terus dioptimalkan guna mengantisipasi berbagai tantangan di masa depan.

Melalui penguatan transformasi, manajemen risiko yang lebih adaptif, serta perbaikan tata kelola distribusi, Pupuk Indonesia diharapkan dapat terus meningkatkan daya saing serta memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Terkini