Ekspor Perdana Produk Herbal RI ke Arab Saudi Capai Rp2,5 Miliar

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:42:32 WIB
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi. (Foto: NET)

JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melaporkan bahwa produk herbal asal Indonesia sukses memperoleh kesepakatan bisnis senilai Rp2,5 miliar untuk pengiriman tahap awal ke Arab Saudi.

Kesepakatan tersebut diformalkan melalui penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (Letter of Agreement) antara PT Dami Sariwana asal Indonesia dengan mitranya, Al Itholah Trading dari Arab Saudi.

"Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi pelaku usaha, Kemendag, dan perwakilan perdagangan RI di luar negeri dalam membuka akses pasar. Kami berharap, kesepakatan pengiriman perdana ini membuka lebar kesempatan peningkatan ekspor produk herbal Indonesia ke Timur Tengah," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi dalam keterangan di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Di sisi lain, Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah, Bagas Haryotejo, menuturkan bahwa meningkatnya tren gaya hidup sehat di Arab Saudi menjadi pendorong utama masuknya komoditas herbal Indonesia.

Demi menjamin kesinambungan bisnis ini, ITPC Jeddah melakukan upaya preventif berupa verifikasi menyeluruh terhadap kredibilitas importir produk herbal di Arab Saudi sebelum kerja sama disepakati.

"Langkah preventif ini penting untuk memastikan kredibilitas mitra usaha dan memberikan rasa aman bagi eksportir Indonesia," kata Bagas.

Cakupan perjanjian dagang ini meliputi tiga kategori produk herbal unggulan: suplemen vitalitas pria, suplemen penurun kadar gula darah, serta produk pelangsing tubuh. 

Pada tahap awal, pengiriman satu kontainer dijadwalkan berangkat pada Juli mendatang, setelah memenuhi standar dari otoritas pangan dan obat-obatan setempat (Saudi Food and Drug Authority/SFDA).

Kemitraan ini diharapkan mampu memperkuat tren positif perdagangan kedua negara, utamanya pada sektor nonmigas. 

Sepanjang Januari hingga April 2026, total perdagangan nonmigas antara Indonesia dan Arab Saudi mencapai 1,02 miliar dolar AS, dengan rincian ekspor nonmigas Indonesia sebesar 675,80 juta dolar AS dan impor sebesar 345,90 juta dolar AS. 

Dengan angka tersebut, Indonesia membukukan surplus nonmigas sebesar 329,90 juta dolar AS.

Sementara itu, pada tahun 2025, total perdagangan nonmigas kedua negara menyentuh angka 3,94 miliar dolar AS. Indonesia mencatatkan surplus nonmigas senilai 1,82 miliar dolar AS, dengan dominasi ekspor nonmigas ke Arab Saudi sebesar 2,88 miliar dolar AS dibandingkan nilai impor sebesar 1,06 miliar dolar AS.

Terkini