7 Universitas Terima Hibah Software Kelistrikan dari Siemens

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:48:01 WIB
Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia Surya Fitri. (Foto: NET)

JAKARTA - Sebanyak tujuh perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia menerima hibah perangkat lunak PSS Sincal untuk mendukung transformasi sistem tenaga kelistrikan nasional agar lebih tangguh dan berkelanjutan.

"PSS Sincal adalah software yang mana bisa untuk menganalisa, bahkan mendesain power system, tentunya ini sangat memberi dukungan ke dunia pendidikan," ujar Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia Surya Fitri pada ajang Siemens Tech Summit 2026 di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Ketujuh universitas penerima hibah tersebut meliputi Sekolah Teknik Elektro & Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB), Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang), Universitas Brawijaya (UNBRAW), Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Universitas Trisakti (USAKTI), Universitas Jember (UNEJ), serta Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI). 

Pemilihan universitas ini didasarkan pada sebaran wilayah yang tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, serta kesiapan infrastruktur masing-masing kampus.

Surya menambahkan bahwa perangkat lunak PSS Sincal akan membantu mahasiswa dalam merancang sistem tenaga kelistrikan yang lebih otomatis serta mempercepat perhitungan tingkat daya tegangan. 

Program ini dirancang khusus untuk keperluan perencanaan, evaluasi, dan optimasi jaringan kelistrikan, mencakup distribusi, transmisi, industri, hingga jaringan perpipaan.

Di samping perangkat lunak, hibah ini juga mencakup penyediaan workstation agar mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis yang menyerupai kondisi industri sesungguhnya.

"Karena dunia pendidikan sangat jarang mendapatkan kesempatan software. Nah untuk mendapatkan investasi di kampus tidak mudah. Karena itu kami merasa berkewajiban untuk bisa berpartisipasi," ungkapnya.

Setiap universitas akan menerima perangkat lunak PSS Sincal dengan nilai Rp100 juta yang nantinya diintegrasikan ke dalam kurikulum pembelajaran. 

Sebagai bentuk dukungan implementasi, Siemens juga berencana menggelar kompetisi untuk memantau sejauh mana perangkat ini berkontribusi dalam mengasah talenta muda bagi masa depan kelistrikan Indonesia.

Terkini