48% Jemaah Haji Tiba di Indonesia, Gelombang II Madinah Dimulai

Selasa, 16 Juni 2026 | 00:04:02 WIB
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff. (Foto: NET)

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menegaskan bahwa rangkaian kepulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali. 

Memasuki hari ke-57 operasional haji serta hari ke-15 fase kepulangan, layanan kini memasuki babak baru dengan dimulainya penerbangan perdana untuk jemaah Gelombang II yang berangkat dari Madinah menuju Indonesia.

Hingga Selasa (16/6/2026), tercatat sebanyak 261 kelompok terbang (kloter) telah lepas landas dari Arab Saudi melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, yang membawa 101.391 jemaah dan 1.042 petugas. 

Dengan demikian, jumlah total jemaah serta petugas yang sudah diterbangkan ke tanah air mencapai 102.433 orang. Di sisi lain, sebanyak 253 kloter dengan total 99.497 jemaah dan petugas telah mendarat di berbagai embarkasi di Indonesia. 

Sementara itu, pergerakan jemaah Gelombang II dari Makkah ke Madinah telah mencakup 157 kloter dengan total 60.870 orang. Adapun untuk jemaah haji khusus, sebanyak 15.802 orang telah berhasil kembali ke tanah air.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengungkapkan bahwa dimulainya penerbangan dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, menandai tahapan krusial dalam fase pemulangan tahun ini.

“Hari ini menjadi penanda dimulainya fase kepulangan jemaah Gelombang II dari Madinah menuju Indonesia. Kami memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujar Maria dalam pernyataannya, Selasa (16/6/2026).

Maria menambahkan, pihaknya bersama petugas di Daerah Kerja Madinah terus memaksimalkan layanan akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, serta operasional bandara agar seluruh proses berjalan lancar hingga kloter terakhir.

Pihak Kemenhaj juga mengimbau jemaah di Madinah agar memperhatikan keamanan dokumen perjalanan, khususnya paspor.

“Paspor merupakan dokumen utama yang harus dijaga hingga jemaah tiba kembali di Indonesia. Kami mengimbau seluruh jemaah untuk memastikan dokumen perjalanan tersimpan dengan baik dan tidak tertinggal,” ungkapnya.

Selain itu, jemaah diingatkan untuk menjaga kesehatan dengan beristirahat cukup, mengonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang cukup, serta menghindari aktivitas fisik yang memicu kelelahan. 

Kemenhaj kembali menekankan agar jemaah tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin, karena air tersebut nantinya akan dibagikan di tanah air sesuai ketentuan.

“Kepatuhan terhadap ketentuan ini akan membantu memperlancar proses pemeriksaan keamanan penerbangan, menghindari pembongkaran bagasi, serta mempercepat proses keberangkatan di bandara,” jelas Maria.

Terakhir, Kemenhaj mengajak jemaah untuk terus memelihara semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi jemaah lanjut usia dan berkebutuhan khusus. 

Menurut Maria, nilai-nilai persaudaraan yang terbentuk selama ibadah haji merupakan warisan spiritual penting yang harus terus dijaga hingga tiba di tanah air.

Terkini